Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Melihat Angin
Seseorang sedang menikmati senja. (pexels.com/Ashkan Sa)

Tak terasa waktu berjalan sedemikian cepat
Tentang satu dasawarsa lalu yang kini ku ingat
Sebuah perjalanan mencari jati diri
Hanya berbekal sebuah keyakinan dalam hati

Dulu, aku mampu berkelana
Mencari jati diri dan pengalaman bermakna
Terselip cita-cita didepan mata
Namun, semua terlewati begitu saja

Kucuran keringat jatuh tanpa aba-aba
Sempat aku menyesal dan merasa sia-sia
Kini aku tersadar bahwa
Semua adalah proses berkala

Angin itu sempat terlihat
Hanya samar-samar dengan binar semburat
Kini, angin itu memang sudah melesat
Menyisakan asa penuh semangat

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team