Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Memeluk Lupa
ilustrasi perempuan mencoba lupa (Photo by https://kaboompics.com/)

Malam menyelimuti dalam balutan resah
Detik demi detik tergerus tanpa adanya jeda
Tak kutemui suara apapun di tempatku berada
Selain adanya bunyi gaduh di dalam kepala

Netraku enggan terpejam begitu saja
Layar kugulir demi memeluk lupa
Aku menunggu jawaban yang tak lekas segera
Dan nyatanya separuh kekhawatiran tak bisa lenyap begitu saja

Aku ingin berlari ke tanah penuh bahagia
Tertawa renyah tanpa risau perkara apa saja
Tapi nyatanya ilusi indah bisa kurengkuh sementara
Saat aku memilih melupa akan sesuatu yang ada

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team