di sebuah food court lantai tiga
yang tersisa hanyalah tulang belulang
juga piring bekas percakapan manis
dengan nuansa romantis
diambil oleh petugas kebersihan
dibawanya ke tong-tong sampah
"Saya hanya membantu membuang
yang tersisa dan tak lagi berharga,"
katanya memunguti kenangan
yang ditanggalkan pemiliknya
di meja pojok nomor dua
dan yang tersisa di antara kita
hanyalah polaroid food court lantai tiga
juga percakapan yang diarsipkan di kepala
tenggelam tanpa bisa lagi dicerna
di atas meja pojok nomor dua
![[PUISI] Memori di Meja Pojok Nomor Dua](https://image.idntimes.com/post/20260610/1000229406_f88ca7b7-2de3-4c93-b13b-dee7b6080576.jpg)