Semesta memutari hati
Pesona yang mengendalikan bagaskara
Warna berhamburan di sepanjang isi kepala
Esensi berbinar kencang
Bentala memancarkan dopaminnya
Simfoni atma gemetar
Singgah yang tersungkur
Mengiringi tatapan yang bernada
Jemari menjemput rindu
Menggenggam senja yang membuncah
Merengkuh ilusi pada aksara
Pilu ini tertindas pelatarannya
Merapalkan nama di sisi renjana
Menatap ruang yang berjingga
Dalam letupan suram
Terbitlah bianglala di sudut senyumnya
Oh puspa asmaraloka
Ukirannya menjadi kilau nirwana
Dirgantara berbayang
Logika terbang menuju pelabuhan sukma
Rumah yang bersandar di tepi emosi
Menghuni kelamnya darsa
Meraih lembayung rasa
Parasnya mewarnai elegi
![[PUISI] Pesona Bentala Memahat Pemikat Nirwana](https://image.idntimes.com/post/20261007/pexels-badarost-4316651_71210d3b-aea0-471d-8983-85de4b5fab8e.jpg)