Dirimu ingin menjadi Bulan.
Namun, Bulan hanya menyinari langit,
tak pernah menjamah daratan.
Ia bersinar terang di atas kepala,
tetapi gelap di jalan-jalan.

Jadilah lampu jalan,
atau lampu di taman-taman kota.
Sinar yang terbatas
tak mengurangi magis cahayanya.
Membuka cakrawala guratan
pada setiap aspal jalan,
menjadi saksi bisu
atas bangku besi tua yang dimakan zaman,
menarik serangga-serangga kecil
untuk bertumpu di bawah naungan.

Jadilah sesederhana lampu jalan,
sebab Bulan terlalu tinggi untuk digapai,
dan langit terlalu luas untuk kau arungi.