Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ruang-Ruang Perubahan

[PUISI] Ruang-Ruang Perubahan
ilustrasi cewek semangat (pexels.com/George Milton)

Di sudut sunyi yang tak banyak dijamah

Ada ruang kecil dalam dada

Tempat niat tumbuh perlahan

Tak gegas tapi setia

Tak selalu terang jalannya

Kadang remang kadang gelap

Namun tiap luka yang kupeluk

Menjadi pelita yang tak padam

Aku tak lagi lari dari cermin

Meski bayangku kadang muram

Sebab di retaknya pantulan

Terpancar harap yang diam-diam tumbuh

Ruang ini bukan panggung

Tak perlu sorak tak perlu tepuk

Cukup kejujuran yang berani berkata

Aku pernah jatuh tapi ingin bangkit

Dalam ruang-ruang perubahan

Aku susun ulang serpih diriku

Membuang yang menghakimi

Merawat yang memahami

Karena memperbaiki diri

Bukan soal seberapa cepat tiba

Tapi seberapa tulus melangkah

Meski tertatih menuju cahaya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Perempuan yang Menjahit Lukanya Sendiri

09 Mar 2026, 06:25 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Lelucon

[PUISI] Makhluk Lelucon

06 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Perjanjian Sunyi

[PUISI] Perjanjian Sunyi

06 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Pisau Emas

[PUISI] Pisau Emas

05 Mar 2026, 16:47 WIBFiction