Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Rumah Bernama Ibu

1 min read
[PUISI] Rumah Bernama Ibu
ilustrasi ibu dan anak (Pexels.com/Prio Buntapisza Soegriwo)
  • Puisi menggambarkan ikatan ibu dan anak yang telah terjalin sejak anak masih berada dalam kandungan.
  • Seorang ibu selalu mendahulukan anak dalam doa serta mendukungnya untuk berani mengejar kehidupan dan impian.
  • Meski anak melangkah jauh, ibu tetap menjadi tempat pulang melalui pelukan, doa, dan kasih yang tak berubah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sebelum kau mengenal dunia
aku telah mengenal namamu
dari detak kecil di dalam tubuhku

Sejak itu, setiap doaku
selalu menyebutmu lebih dahulu
bahkan sebelum aku menyebut diriku sendiri

Kelak kau akan berjalan jauh
mengejar langit yang belum kau kenal
Pergilah, jangan takut jatuh
sebab bila dunia membuatmu lelah
akan selalu ada sepasang tangan
yang tak pernah lupa jalan pulangmu

Sejauh apa pun kakimu melangkah
di dalam doa seorang ibu
kau akan selalu menjadi anak kecil
yang ingin kupeluk sebelum tidur

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team