Sejauh apa aku telah pergi?
Dalam riuh langkah yang sering tak tertata
Kutemukan jejakku berbelok tanpa rencana
Namun semua seperti sudah dirancang sempurna
Sejauh apa aku telah pergi?
Pada malam yang basah oleh ragu dan sesal
Aku mulai mengenali arah di balik kabut yang enggan pergi
Sebab hati yang bertahan tak kehilangan pijak
Sejauh apa aku telah pergi?
Setiap detik kini tak lagi jadi lawan
Melainkan guru yang membentuk caraku tumbuh
Hingga kutahu bahwa tersesat pun bagian dari perjalanan
Sejauh apa aku telah pergi?
Kini kutatap tahun yang siap membuka pintunya
Dengan langkah yang lebih tenang dan sadar
Aku kembali sebagai diri yang lebih berani
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Sejauh Apa Aku Telah Pergi?
![[PUISI] Sejauh Apa Aku Telah Pergi?](https://image.idntimes.com/post/20251202/pexels-otat-34982462_59926436-8fd7-45a8-9e91-cb4c3505c3c1.jpg)
ilustrasi berjalan sendirian (pexels.com/Oswald Tenorio)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us