Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Sempurna Itu Kita
seorang wanita memegang tulisan sempurna (pexels.com/@Moe Magners)

Sempurna? Iya, kita sempurna fisik
Sempurna? Sementara
Kala label tercetak, sempurna berubah jadi bayang
Sempurna miliki warna, kata, definisi
Teraduk

Sempurna? iya, dalam pikir
Sempurna? Tidak lama
Saat hasrat bergejolak, sempurna mengalir luntur
Sempurna terurai, tergusur
Membandingkan

Sempurna? Tentu! Kita sempurna
Sempurna? Dalam cermin
Ketika kaki melangkah, panca indra berkolaborasi
Mata melirik tajam, memindai
Hidung mengendus aroma
Lidah mengecap huruf
Kulit rasakan suhu, terik
Telinga menelisik suara
Berakhir otak dan rasa mengelola sinyal sempurna versi baru
Sedangkan otak dan rasa selalu berseteru

Sempurna? Lelah
Sempurna itu tanya
Sempurna itu angan
Sempurna itu cita
Sempurna itu kontradiksi
Sempurna itu kita yang berlomba mendefinisikan
Sempurna itu kita, kelelahan mencari wujudnya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team