Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sepotong Rindu

[PUISI] Sepotong Rindu
gambar perempuan membaca surat (Ron Lach)

kukirimkan sepotong rindu padamu, Kekasih
pada sebuah amplop merah jambu yang kurekat ujungnya
bulan yang telanjang penuh dan utuh
hanya bisa menduga-duga (isi) di dalamnya

bintang yang gemar merayu menyajikan
sajak mendayu-dayu—tapi, itu bukan aku,
Kekasih
tak sedikit pun metafora menyusup

akankah kau membukakan pintu?
mengambil amplop dan mengeratnya?
mencuil sepotong rindu yang tak utuh|
atau malah menutup pintumu rapat-rapat

meski begitu aku akan tetap jatuh cinta
pada matamu yang teduh
hatimu yang laut
juga senyummu yang rekah, Kekasih

bila suatu hari cinta itu mati
percayalah bukan cintaku yang habis
tapi, kau: menghabiskan itu semua tanpa sisa
bahkan untuk sesiapa di masa depan nantinya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hari Ini, Aku Berani Lagi

15 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction