Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemandangan sore yang tenang dan sendu
ilustrasi pemandangan sore hari (pexels.com/Rino Adamo)

Ini Aku…

Meratap nestapa pada makna

Diam-diam menangisi hangat yang membiru

Boleh kupergi mendayung asa  yang semu

Cakarnya pelan-pelan merasukiku

 

Ini Aku...

Sudah kuziarahi tiap bagian kalbu

Meliuk harapku hingga terbunuh

Nyalanya masih terinjak sepi

Pada setiap jengkal anganmu

 

Ini Aku...

Mengiring kabut, memeluk rindu

Pada harap yang terasa kelu

Mungkin dulu milikku

Sore Pilu!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team