Di sudut kota, lampu menyala terang
Namun, ada kehidupan yang berjalan tanpa di pandang
Suara pedagang tenggelam oleh deru kendaraan
Sementara lelah mereka tak masuk pemberitaan
Di trotoar sempit, seorang anak tertidur
Beratapkan langit yang dingin dan tak pernah mundur
Orang-orang berlalu mengejar kesibukan
Tanpa sempat bertanya tentang perut yang kelaparan
Kota tumbuh dengan gedung menjulang tinggi
Tetapi tak semua punya tempat untuk kembali
Di balik angka dan janji pembangunan
Masih ada manusia yang menunggu keadilan
Wahai kota, dengarkan suara yang terabaikan?
Ada harapan yang tumbuh di antara keterbatasan
Jangan ukur kemajuan dari megahnya bangunan
Jika masih ada kehidupan yang kehilangan perhatian
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Suara dari Sudut Kota yang Lupa
![[PUISI] Suara dari Sudut Kota yang Lupa](https://image.idntimes.com/post/20261011/img_20261011_205631_e881ef21-e9cb-41f5-aa3b-915491173a8e.jpg)
ilustrasi penjual keliling (magnific.com/kobackpacko)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- [PUISI] Sore yang Sama17 Oct 2025, 19:46 WIB
- 17 Politisi hingga Pakar Bicara soal Ambang Batas Parlemen29 Sep 2026, 12:44 WIB
- [PUISI] Sedang Bersama Sore18 Apr 2026, 23:25 WIB
Editorial Team
EditorNabila Inaya
Related Article
[PUISI] Pesona Bentala Memahat Pemikat Nirwana13 Oct 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Suara dari Sudut Kota yang Lupa 13 Oct 2026, 09:25 WIB
[PUISI] Jadilah Lampu Jalan13 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tarian Indah dalam Bayangan Diri12 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Ada Lelah yang Tak Pandai Bersuara12 Oct 2026, 16:47 WIB
[PUISI] Di Pelukan Ibu12 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Sedari Awal Monolog12 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI]] Bualan Benalu11 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Ketika Bisaku Tak Lagi Berarti11 Oct 2026, 14:17 WIB
[PUISI] Tak Ada yang Terlambat11 Oct 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Lelah yang Terbayarkan11 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ayah Menyimpan Lelah di Saku11 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Terang-benderang10 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Kita yang Pernah Begitu Yakin10 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Semangkuk Bubur yang Kurindukan10 Oct 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Semesta Durjana10 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Perang yang Tak Terlihat10 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Nama yang Tetap Kupanggil10 Oct 2026, 00:30 WIB
[PUISI] Kepada Kamu yang Tak Lagi Pulang09 Oct 2026, 23:50 WIB
[PUISI] Noda Kebebasan09 Oct 2026, 21:07 WIB