Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Suara Ombak

[PUISI] Suara Ombak
ilustrasi perlengkapan piknik di tepi pantai yang tenang (pexels.com/Leeloo The First)

Ombak berbisik di telinga pantai
“Bangkitlah, meski engkau letih dan usai”
Ia datang lalu kembali pergi
Seperti hidup yang tak pernah berhenti

Kadang ia menghantam dengan keras
Kadang hanya menyapa dengan lembut manis
Begitu pula ujian kehidupan
Ada yang pahit, ada yang jadi pelajaran

Berdirilah seperti karang di tepi
Tak roboh meski dihantam berkali
Kuat bukan karena tak pernah jatuh
Tapi karena mampu tetap teguh

Suara ombak mengingatkan satu
Bahwa badai pasti akan berlalu
Dan setelah gelap yang begitu pekat
Laut pun kembali tenang dan hangat

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hari Ini, Aku Berani Lagi

15 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction