Aku terdiam melihat sekeliling,
di mana banyak orang berlalu-lalang,
bersenda gurau tanpa henti,
dan memberi kehangatan satu sama lain.
Aku membisu di sudut kota,
mencoba merangkul keramaian,
namun hatiku tetap kosong,
karena kesunyian tetap menjadi pemenangnya.
