Aku mengecat dinding yang mulai pudar
Rumah ini lelah menahan banyak diam
Ada retak yang lama tidak disentuh
Aku memilih tinggal dan memperbaiki

Lapisan warna menutup bekas lama
Seperti luka yang pelan dirawat
Tidak semua hilang dalam sekali sapuan
Namun rumah ini masih mau bertahan

Tanganku berhenti di antara lelah
Aku menatap dinding yang belum selesai
Dengan sabar yang tumbuh perlahan
Di tempat yang dulu ingin kutinggalkan

Saat sore masuk melewati jendela
Rumah ini terasa lebih tenang
Tidak sepenuhnya pulih
Namun cukup untuk kutinggali kembali