Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tumbuh di Tanah Keras

ilustrasi tumbuhan di tanah yang retak
ilustrasi tumbuhan di tanah yang retak (freepik.com/ededchechine)

Tanah ini terus menolak hadirnya akar
Permukaannya dingin tidak ramah
Setiap dorongan terasa berbalik
Namun aku tetap mencari celah

Air datang tidak pernah cukup
Matahari sering terlambat bersinar
Hari-hari mengajariku menunggu
Tanpa janji ataupun kepastian

Retak kecil menjadi tempat bernapas
Akar belajar menyelinap pelan
Tidak tinggi dan terlihat lemah
Hanya cukup untuk tetap hidup

Aku tumbuh meski lambat
Bukan karena tanahnya mulai berubah
Melainkan kehendak menolak mati
Di kerasnya tempat berpijak

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Tumbuh di Tanah Keras

09 Feb 2026, 13:07 WIBFiction
Ilustrasi pasangan dinner (pexels.com/Photo by Nguyễn Mẫn)

[CERPEN] 737 Hari

08 Feb 2026, 08:10 WIBFiction
ilustrasi hujan

[PUISI] Memohon Hujan

08 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berjalan di hutan

[PUISI] Jeritan Rimba

08 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi surat cinta

[PUISI] Kutub Kutub Magnet

07 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi hutan bambu

[PUISI] Rumah tak Bersisa

07 Feb 2026, 07:07 WIBFiction