Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Takdir Bukan Pemilik Langkah
ilustrasi seorang wanita berdiri di tengah jalan (pexels.com/Vlada Karpovich)
  • Puisi menggambarkan takdir sebagai persimpangan penuh tanda tanya, sementara manusia tetap memiliki keberanian untuk memilih arah di tengah ketidakpastian.
  • Pintu yang tertutup, kapal yang tersesat, dan hati yang kehilangan ditampilkan sebagai pengalaman yang dapat membuka kemungkinan serta pertumbuhan baru.
  • Pesannya, masa depan tak harus segera terjawab; selama berani melangkah, bahkan jalan buntu bisa mengarahkan perjalanan ke jalur lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Takdir berdiri di persimpangan jalan
Mengenakan jubah dari tanda tanya
Menawarkan peta dengan tinta yang pudar
Seolah masa depan telah selesai digambar

Namun kaki masih menyimpan keberanian
Untuk memilih arah di tengah ketidakpastian
Sebab tak semua pintu yang tertutup
Berarti seluruh kehidupan ikut meredup

Ada kapal yang tersesat dari pelabuhan
Lalu menemukan pulau yang tak tercantum
Ada hati yang hancur karena kehilangan
Lalu tumbuh lebih luas dari sebelumnya

Maka biarkan hari esok menyimpan rahasia
Tak perlu semua jawaban hadir sekarang juga
Selama langkah masih berani bergerak
Bahkan jalan buntu dapat mengubah arah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team