Takdir berdiri di persimpangan jalan
Mengenakan jubah dari tanda tanya
Menawarkan peta dengan tinta yang pudar
Seolah masa depan telah selesai digambar
Namun kaki masih menyimpan keberanian
Untuk memilih arah di tengah ketidakpastian
Sebab tak semua pintu yang tertutup
Berarti seluruh kehidupan ikut meredup
Ada kapal yang tersesat dari pelabuhan
Lalu menemukan pulau yang tak tercantum
Ada hati yang hancur karena kehilangan
Lalu tumbuh lebih luas dari sebelumnya
Maka biarkan hari esok menyimpan rahasia
Tak perlu semua jawaban hadir sekarang juga
Selama langkah masih berani bergerak
Bahkan jalan buntu dapat mengubah arah
![[PUISI] Takdir Bukan Pemilik Langkah](https://image.idntimes.com/post/20261016/pexels-vlada-karpovich-7903156_f6b0268b-b9a4-4e04-8534-31ba283fc244.jpg)