Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Tiada Dua

[PUISI] Tiada Dua
ilustrasi membantu ibu memetik hasil panen (pexels.com/Zen Chung)
Share Article

Ibu, aku tak pernah melihatmu mengeluh
Walau kau sedang memiliki banyak masalah
Aku tahu betapa sulitnya dirimu
Walau kau selalu menutupinya dariku

Kala kau selalu berjuang seorang diri
Kala kau tak pernah letih menjalani
Kala kau selalu bisa menyemangati diri sendiri
Kala kau teguh untuk berjalan lurus ke depan tanpa pernah terhenti

Ya, semangat juang yang kau miliki tiada duanya
Keinginan hidup mandiri yang tiada tandingannya
Ya, ibu adalah wanita kuat yang tak pernah menyalahkan keadaan
Kemandirianmu sungguh tak pernah tergoyahkan

Tapi, tidakkah kamu merasa lelah dan sulit? 
Tidakkah kau ingin bersandar padaku untuk sejenak beristirahat? 
Aku tahu betapa beratnya hidup kita sejak ayah tiada
Aku tak ingin kehilangan lagi untuk kali kedua

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie

Related Articles

See More

[PUISI] Pengagum Layar Kaca

18 Jun 2026, 21:17 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Segenggam Getar

[PUISI] Segenggam Getar

16 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pergi ke Matahari

[PUISI] Pergi ke Matahari

16 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Tak Bertuan

[PUISI] Rindu Tak Bertuan

15 Jun 2026, 21:07 WIBFiction