Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Bagian Daging Sapi Terbaik untuk Burger yang Juicy dan Gurih
ilustrasi patty burger (pexels.com/Ron Lach)

Membuat burger sendiri di rumah memang memberikan kepuasan tersendiri. Kamu bebas menentukan seberapa tebal patty yang diinginkan hingga saus apa yang paling pas di lidah. Namun, sering kali masalah muncul saat hasil akhirnya terasa kering, keras, atau malah hambar. Masalahnya biasanya bukan pada cara memasak, tapi pada pemilihan bahan baku.

Kunci utama burger yang meledak di mulut adalah keseimbangan antara daging dan lemak. Kamu tidak bisa asal pilih daging giling curah jika ingin hasil yang setara dengan restoran gourmet. Memahami karakteristik tiap potongan sapi akan membantu kamu menciptakan tekstur yang juicy dan aroma yang menggoda.

Penasaran mana saja bagian yang paling direkomendasikan? Simak ulasan lengkap mengenai bagian daging sapi untuk burger berikut ini agar masakan kamu makin juara!

1. Chuck (bahu/leher)

ilustrasi daging sapi (unsplash.com/Madie Hamilton)

Jika kamu bertanya kepada para koki profesional tentang bagian daging terbaik untuk burger, hampir pasti jawabannya adalah chuck. Potongan yang berasal dari area bahu dan leher sapi ini dianggap sebagai "standar emas" dalam pembuatan patty. Alasan utamanya adalah rasio lemak dan daging yang sangat ideal, biasanya berada di angka 80/20 (80 persen daging, 20 persen lemak). Lemak yang tersebar di bagian chuck akan meleleh saat dipanggang, sehingga menciptakan kelembapan alami yang membuat burger tetap juicy.

Selain itu, chuck memiliki karakter rasa daging yang sangat kuat dan beraroma. Bagian ini juga relatif terjangkau, sehingga sangat cocok kalau kamu ingin membuat burger dalam jumlah banyak untuk acara keluarga atau pesta BBQ.

2. Brisket (sandung lamur)

ilustrasi daging sapi (pexels.com/Luis Merlos Vega)

Kalau kamu bosan dengan rasa burger yang itu-itu saja dan ingin sesuatu yang lebih "berani", brisket atau sandung lamur adalah jawabannya. Brisket diambil dari bagian dada sapi yang memiliki banyak otot dan jaringan ikat. Meski teksturnya cenderung lebih serat, bagian ini menyimpan kandungan lemak yang memberikan rasa gurih sangat intens.

Saat diolah menjadi burger, lemak dari brisket tidak hanya melembapkan daging, tetapi juga memberikan aroma smoky yang khas. Karena teksturnya yang berotot, banyak orang memilih untuk mencampur brisket dengan bagian lain (seperti chuck) untuk mendapatkan perpaduan rasa gurih yang maksimal namun tetap mudah dikunyah. Jadi, kalau kamu mendambakan burger dengan profil rasa yang "berat" dan kaya, pastikan brisket masuk dalam daftar belanjaan kamu.

3. Sirloin (panggul)

ilustrasi daging sapi (pexels.com/Maxi Gagliano)

Ingin menyajikan burger dengan sensasi makan steak mewah? Gunakanlah bagian sirloin. Terletak di bagian panggul, sirloin dikenal memiliki tekstur yang sangat empuk dan kualitas daging yang premium. Berbeda dengan chuck yang berlemak banyak, sirloin cenderung lebih lean atau sedikit lemak.

Menggunakan sirloin memberikan tekstur yang lebih halus dan bersih pada patty kamu. Namun perlu kamu ingat, karena kadar lemaknya lebih rendah, kamu harus sangat berhati-hati saat memanggangnya agar tidak menjadi terlalu kering.

Menggunakan sirloin adalah cara terbaik jika kamu ingin menonjolkan kualitas daging yang bersih dan lembut tanpa rasa minyak yang berlebihan di mulut. Burger kamu pun akan terasa lebih eksklusif dan berkelas.

4. Short rib (iga pendek)

ilustrasi daging sapi iga pendek (pexels.com/Mohamed Olwy)

Short rib atau iga pendek sering kali menjadi senjata rahasia di kedai burger papan atas. Bagian ini memiliki marbling (lemak halus di sela daging) yang sangat luar biasa. Ketika daging ini digiling dan dijadikan patty, short rib memberikan rasa daging yang sangat kaya, dalam, dan hampir menyerupai rasa mentega (buttery).

Kandungan lemak pada short rib memberikan kelembutan ekstra yang tidak dimiliki bagian lainnya. Menggunakan 100 persen short rib mungkin terasa terlalu "berat" bagi sebagian orang, sehingga triknya adalah mencampurkannya dengan bagian lain untuk menyeimbangkan teksturnya. Dengan tambahan short rib, burger buatan kamu gak bakal terasa membosankan dan dijamin bikin siapa pun yang mencicipinya ketagihan karena kegurihannya yang nendang.

Itulah empat bagian daging sapi terbaik yang bisa kamu pilih sesuai dengan selera. Sekarang kamu gak perlu bingung lagi saat pergi ke tukang daging atau supermarket untuk bikin patty burger. Selamat berkreasi di dapur, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team