Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Tips Memilih dan Menyimpan Salmon di Rumah agar Tetap Segar
ilustrasi salmon (unsplash.com/CA Creative)
  • Pilih salmon berwarna oranye hingga merah muda alami, bertekstur kenyal dan kembali bentuk setelah ditekan; hindari daging kusam, bercak kecokelatan, lembek, atau mudah hancur.

  • Pastikan salmon beraroma laut yang lembut, bukan amis menyengat. Aroma tajam menjadi tanda ikan sudah kurang segar dan tidak layak dikonsumsi.

  • Simpan salmon dalam wadah rapat pada suhu 0–4°C bila segera dimasak; untuk stok lebih lama, bekukan pada suhu minimal -18°C dengan kemasan vakum atau wadah freezer.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ikan salmon dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani yang kaya akan kandungan omega 3, vitamin, hingga mineral penting untuk menunjang kesehatan tubuh. Cita rasanya yang lezat dan teksturnya yang lembut seorang membuat salmon kerap dijadikan sebagai pilihan utama dalam berbagai sajian, mulai dari sushi, sashimi segar, steak, hingga salad sehat.

Kualitas ikan salmon tentu saja dipengaruhi oleh cara memilih dan juga menyimpannya, sehingga hal ini harus dilakukan dengan tepat. Oleh sebab itu, lakukan beberapa cara berikut ini untuk memilih dan menyimpan ikan salmon agar kondisinya tetap segar lebih lama dan cita rasanya pun lezat.

1. Perhatikan warna dan tekstur salmon

ilustrasi salmon (pexels.com/Deane Bayas)

Salah satu indikator utama dalam memilih ikan salmon segar adalah warna dagingnya yang terlihat cerah, yaitu biasanya berwarna oranye hingga merah muda alami. Jika daging justru terlihat kusam atau terdapat bercak kecokelatan, maka ini sudah menunjukkan tanda ikan salmon yang kurang segar.

Bukan hanya warna, namun tekstur salmon juga harus diperhatikan dengan seksama karena daging segar pada umumnya akan terasa lebih kenyal dan dapat kembali ke bentuk semula setelah ditekan ringan. Sebaiknya kamu dapat menghindari salmon dengan tekstur daging yang lembek atau mudah hancur, sebab menandakan kualitasnya menurun.

2. Cium aroma salmon

ilustrasi salmon (pexels.com/Deane Bayas)

Salmon segar pada umumnya akan mengeluarkan aroma khas laut yang terasa lembut, sehingga tidak mengeluarkan bau amis yang menyengat. Jika ikan mengeluarkan bau tajam yang terasa mengganggu, maka itu menandakan salmonnya sudah tidak layak lagi untuk dikonsumsi.

Mencium aroma sebelum membeli tentu merupakan langkah sederhana yang penting untuk memastikan kualitas salmon sebelum nantinya diolah. Dengan cara tersebut, maka kamu dapat terhindar dari potensi membeli ikan salmon yang kondisinya sudah tidak segar.

3. Simpan di lemari pendingin dengan suhu yang tepat

ilustrasi salmon (pexels.com/RDNE Stock project)

Jika salmon tidak langsung dimasak setelah dibeli, maka sebaiknya simpan di lemari pendingin dengan suhu sekitar 0 sampai dengan 4 derajat Celcius. Suhu dingin tersebut dapat membantu untuk memperlambat pertumbuhan bakteri dan juga memastikan kesegaran daging.

Kamu dapat menggunakan wadah tertutup rapat atau membungkus salmon dengan plastik kedap udara sebelum nantinya dimasukkan ke dalam kulkas. Langkah ini bisa mencegah bau ikan menyebar ke makanan lain, sekaligus memastikan kualitas salmon tetap terjaga dengan baik.

4. Bekukan untuk penyimpanan jangka panjang

ilustrasi salmon (pexels.com/Eva Bronzini)

Untuk penyimpanan yang lebih lama, maka salmon dapat dibekukan di dalam freezer dengan suhu minus 18 derajat Celcius atau bahkan lebih rendah. Proses pembekuan ini dapat menjaga kualitas dan kandungan gizi salmon hingga beberapa bulan ke depan.

Pastikan bahwa salmon dibungkus dengan plastik vakum atau wadah khusus freezer agar tidak sampai terkena freezer burn. Melalui cara tersebut, maka salmon akan tetap aman dikonsumsi walau tidak segera dimasak setelah dibeli.

Memilih dan menyimpan ikan salmon dengan benar tentu merupakan langkah penting agar kualitas rasa hingga kandungan nutrisinya tetap terjaga lebih lama. Dengan memperhatikan beberapa hal di atas, maka kamu bisa menikmati kesegaran salmon, baik itu untuk konsumsi harian atau stok jangka panjang. Pastikan untuk selalu cermat dalam memilih dan menyimpan salmon sebelum diolah menjadi berbagai hidangan lezat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article