Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Memasak Rendang Minang agar Tahan Lama, Rasanya Tetap Enak!

ilustrasi rendang khas Padang
ilustrasi rendang khas Padang (vecteezy.com/Taufik Aziz)

Pernah bikin rendang tapi baru dua hari sudah beraroma aneh? Bisa jadi, proses memasaknya belum sesuai teknik Minang asli. Rendang yang dimasak dengan benar akan bertekstur kering, berminyak, dan bumbunya benar-benar matang. Itulah alasan rendang Minang terkenal tahan lama tanpa disimpan di kulkas. Selain awet, rasanya juga makin mantap saat dipanaskan ulang.

Agar gak salah langkah, simak cara memasak rendang berikut ini!

1. Mulai dari bahan yang tepat dan berkualitas

ilustrasi daging sapi
ilustrasi daging sapi(pexels.com/Christina Voinova)

Kualitas rendang sangat ditentukan sejak tahap memilih bahan. Bagian paha atau sengkel sapi paling sering digunakan karena teksturnya kokoh dan tidak gampang hancur. Sementara itu, santan segar dari kelapa tua akan menghasilkan rendang yang lebih legit dan tahan lama.

Bumbu segar juga berpengaruh besar terhadap daya simpan rendang. Semakin segar bumbu yang digunakan, semakin maksimal proses pematangannya. Inilah fondasi penting agar rendang awet dan rasanya tetap konsisten.

2. Gunakan api kecil dan proses memasak yang lama

ilustrasi memasak di dapur
ilustrasi memasak di dapur (unsplash.com/Jason Briscoe)

Rendang Minang terkenal karena proses memasaknya yang lama dan penuh kesabaran. Api kecil membantu santan dan bumbu matang perlahan tanpa gosong. Proses ini memungkinkan air menguap secara bertahap hingga rendang benar-benar kering.

Dengan api kecil, bumbu punya waktu lebih lama untuk meresap ke serat daging. Sebaliknya, api besar justru membuat rendang cepat kering di luar tapi belum matang di dalam. Karena itu, proses memasak rendang sebaiknya tidak dilakukan terburu-buru.

3. Biarkan santan mengeluarkan minyak alami

ilustrasi santan segar
ilustrasi santan segar (pixabay.com/pixagrum)

Salah satu rahasia rendang awet adalah minyak yang keluar dari santan selama proses memasak. Minyak ini berfungsi sebagai pengawet alami yang melapisi daging dan bumbu. Karena itu, rendang tidak perlu ditambah minyak goreng dari luar.

Minyak yang keluar dari santan membuat aroma rendang makin harum dan kuat. Tampilan rendang juga berubah menjadi cokelat gelap yang khas. Di tahap inilah karakter rasa rendang Minang mulai benar-benar terasa.

4. Pastikan rendang benar-benar kering sebelum diangkat

ilustrasi rendang sapi
ilustrasi rendang sapi (vecteezy.com/Iryna Barysevich)

Rendang yang masih lembap atau berkuah biasanya tidak akan bertahan lama. Tekstur rendang Minang yang benar adalah kering dengan bumbu yang menempel di daging. Tidak boleh ada sisa santan cair di dasar kuali.

Tahapan ini menuntut kesabaran lebih saat memasak rendang. Sebagai gantinya, rendang jadi awet dan tidak mudah basi. Bahkan, rasanya sering kali terasa lebih enak setelah dipanaskan ulang.

5. Dinginkan dan simpan dengan cara yang tepat

ilustrasi wadah kedap udara
ilustrasi wadah kedap udara (freepik.com/KamranAydinov)

Setelah matang, rendang sebaiknya didinginkan terlebih dahulu sebelum disimpan. Menyimpan rendang saat masih panas justru bisa memicu uap air dan mempercepat basi. Gunakan wadah tertutup rapat agar rendang tidak terpapar udara.

Rendang kering cukup awet meski disimpan di suhu ruang. Namun, daya simpannya akan jauh lebih lama jika diletakkan di kulkas atau freezer. Teknik penyimpanan yang tepat juga menjaga rasa rendang tidak berubah.

Dengan mengikuti cara memasak yang benar, rendang Minang tak lagi terasa rumit untuk dibuat di rumah. Kamu bisa menikmati rendang yang tahan lama tanpa mengorbankan rasa. Jadi, gak ada salahnya mulai mencoba dan merasakan sendiri bedanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More

Mengapa Ikan Berbau Amis?

07 Jan 2026, 21:15 WIBFood