Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Memilih Roti Gandum Asli di Supermarket, Jangan Asal Beli!
ilustrasi roti gandum (unsplash.com/Jude Infantini)
  • Banyak roti berwarna cokelat di supermarket belum tentu roti gandum asli, jadi penting membaca komposisi dan label dengan teliti sebelum membeli.

  • Roti gandum asli menempatkan whole wheat di urutan pertama bahan, memiliki serat tinggi, serta tekstur lebih padat dibanding roti biasa.

  • Pilih produk berlabel 100% whole wheat dengan kandungan gula rendah agar manfaat kesehatan dan nutrisi tetap optimal.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah gak sih kamu yakin sudah beli roti gandum asli, tapi ternyata isinya bukan 100% whole wheat? Di supermarket, banyak produk berwarna cokelat yang terlihat sehat, padahal belum tentu benar-benar roti gandum asli. Label seperti “wheat bread” atau “multigrain” sering bikin bingung kalau kita gak teliti membaca komposisinya.

Memilih roti gandum asli bukan sekadar soal warna, tapi juga soal kandungan serat dan kualitas nutrisinya. Kalau sampai keliru, manfaat sehat yang kamu harapkan bisa jadi gak maksimal. Biar gak salah ambil dari rak supermarket, yuk, simak lima tips memilih roti gandum asli yang tepat berikut ini!

1. Cek komposisi bahan, pastikan whole wheat di urutan pertama

ilustrasi pasangan sedang memperhatikan label makanan (pexels.com/Jack Sparrow)

Langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah membaca daftar komposisi pada kemasan. Produk yang benar-benar gandum utuh biasanya menempatkan tepung gandum utuh atau whole wheat di urutan paling awal. Posisi bahan ini penting karena menunjukkan komposisi terbesar dalam roti tersebut.

Jika tepung terigu biasa justru tercantum lebih dulu, kemungkinan besar kandungan gandumnya hanya sedikit. Beberapa produk juga menambahkan sedikit gandum hanya untuk klaim pemasaran. Supaya tidak keliru, biasakan selalu membaca komposisi dengan cermat sebelum memasukkan roti ke keranjang belanja.

2. Warna cokelat bukan jaminan roti gandum asli

ilustrasi roti gandum iris (pexels.com/Diana ✨)

Tak sedikit orang langsung menganggap roti berwarna cokelat sebagai roti gandum asli. Faktanya, warna tersebut bisa saja berasal dari tambahan karamel atau pewarna makanan. Strategi ini sering digunakan agar produk tampak lebih sehat dan menarik perhatian.

Padahal, roti gandum aslinya biasanya memiliki tekstur lebih padat dengan butiran serat yang terlihat jelas dan tidak selembut roti putih. Warna aslinya cenderung cokelat muda tidak terlalu gelap dan terlihat lebih natural. Jadi, jangan jadikan warna sebagai satu-satunya acuan saat memilih roti di supermarket.

3. Perhatikan kandungan serat per sajian

ilustrasi roti gandum yang sehat untuk pencernaan (unsplash.com/Emma Miller)

Roti gandum asli umumnya memiliki kandungan serat lebih banyak daripada roti biasa berbahan tepung terigu. Untuk memastikannya, kamu bisa melihat tabel informasi nilai gizi di bagian belakang kemasan. Sebaiknya pilih produk yang mengandung minimal 3 gram serat per sajian agar manfaatnya lebih optimal.

Kandungan serat ini membantu pencernaan lebih sehat dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Jika angka seratnya rendah, kemungkinan besar produk tersebut bukan whole wheat sepenuhnya. Membandingkan beberapa merek sekaligus bisa membantu kamu menemukan pilihan terbaik.

4. Hindari kandungan gula tambahan yang terlalu tinggi

ilustrasi roti gandum yang disajikan dengan teh (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Walaupun roti gandum sering dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat, sebagian produk ternyata masih memiliki kandungan gula tambahan yang cukup tinggi. Gula sering ditambahkan untuk memperbaiki rasa dan tekstur roti. Untuk memastikan kadarnya, kamu bisa melihat informasi jumlah gula pada tabel nilai gizi di kemasan per sajian.

Semakin rendah kandungan gula, semakin baik untuk pola makan sehat. Roti gandum asli biasanya memiliki rasa sedikit lebih “nutty” dan tidak terlalu manis. Jadi, jangan hanya fokus pada klaim sehat di bagian depan kemasan tanpa membaca detail nutrisinya.

5. Pilih produk dengan label 100% whole wheat

ilustrasi roti gandum whole wheat (pixabay.com/matthiasboeckel)

Label “100% whole wheat” bisa menjadi indikator kuat bahwa roti tersebut benar-benar menggunakan gandum utuh. Namun tetap pastikan klaim tersebut sesuai dengan daftar komposisi bahan. Beberapa produk hanya mencantumkan kata “wheat” atau “multigrain” yang belum tentu berarti gandum utuh sepenuhnya.

Istilah multigrain biasanya merujuk pada campuran beberapa jenis biji-bijian yang telah melalui proses pengolahan. Supaya tidak salah paham, penting untuk membaca dan memahami istilah yang tertera pada kemasan. Informasi yang lengkap dan jelas akan membantu kamu memilih roti gandum asli dengan kualitas terbaik.

Memilih roti gandum asli memang butuh sedikit ketelitian, tapi manfaatnya sepadan untuk kesehatan jangka panjang. Dengan memahami label dan komposisinya, kamu bisa belanja lebih cerdas tanpa takut salah pilih. Jadi, mulai sekarang jangan asal ambil dari rak supermarket, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team