7 Kue Kering Khas Lebaran dari Berbagai Negara Muslim di Dunia

Ternyata gak cuma orang Indonesia saja yang menyajikan kue kering saat Lebaran. Negara-negara di Asia, khususnya yang mayoritas muslim. Lebaran tidak dilewatkan begitu saja tanpa kehadiran kue kering.
Ragam kue kering tersebut, tentunya berbeda. Mau tahu ada kue kering apa saja dari berbagai negara muslim di dunia untuk sajian Lebaran? Yuk, intip potretnya satu per satu.
1. Kahk

Kue mungil bernama kahk ini merupakan sajian Lebaran khas Turki dan berbagai negara kawasan Timur Tengah lainnya. Bahan dasar kahk terbuat dari tepung terigu. Di dalamnya diberi isi mulai dari kurma, kacang kenari, kacang pistachio, sampai lokum.
Kahk disajikan dengan taburan manisnya icing atau gua bubuk. Selain Lebaran, kue kering ini dihidangkan oleh orang non muslim di Timur Tengah sebagai hidangan saat Paskah, lho.
2. Nankhatai

Nankhatai sendiri merupakan kue kering khas Lebaran yang populer di Pakistan. Kue ini juga populer sekali sebagai sajian Lebaran di negara bagian India, khususnya yang mayoritas muslim.
Komposisi nankhatai terdiri dari tepung serbaguna yang dipadukan dengan tepung semolina. Terdapat ghee serta bubuk kayu manis dalam resep pembuatannya. Kacang pistachio, selai, sampai choco chips adalah ragam topping yang seringnya dipilih untuk menghiasi nankhatai.
3. Kuih makmur

Karena serumpun, kue kering sajian Lebaran di Malaysia tidak berbeda jauh dengan negara kita, lho. Akan tetapi ada satu yang berbeda yakni kuih makmur.
Kue berbentuk bulat dengan lapisan bubuk gula yang menyelimutinya ini berbahan dasar dari tepung, mentega, dan ghee. Tidak polos, kuih makmur memiliki isi, bisa kacang cincang atau kurma.
4. Nan-e gerdui

Nan-e gerdui sejenis kue kering yang tak pernah absen manjakan lidah masyarakat Iran saat Lebaran. Kue kering ini cookies yang identik dengan walnut atau kacang kenari.
Bahan dasarnya terbuat dari kuning telur, gula bubuk, dan air mawar. Sebelum dipanggang, bagian atas nan-e gerdui dihiasi oleh kacang kenari yang dicincang.
5. Kleicha

Kleicha mempunyai bentuk mirip bolu gulung yang dilengkapi dengan olesan selai. Bahan utama pembuatan kue kering ini terdiri dari tepung, ragi, susu, dan kapulaga bubuk. Sedangkan selainya terbuat dari kolaborasi kurma, minyak sayur, dan kapulaga bubuk.
Agar penampilannya menawan, tak sedikit yang menambahkan taburan wijen di atasnya sebelum dipanggang. Kue kering ini populer sekali di Irak sebagai sajian hari besar, salah satunya adalah Idulfitri.
6. Chebakia

Kue yang dihiasi dengan wijen bernama chebakia ini terbuat dari kolaborasi tepung dengan berbagai rempah-rempah meliputi adas, kunyit, dan kayu manis. Ciri khasnya terdapat aroma jeruk yang berasal dari air bunga jeruk.
Warnanya yang mencolok berasal dari saffron, bahan makanan yang menghasilkan warna oranye. Chebakia sendiri cukup populer di Maroko.
7. Ka'ak

Umat muslim di Palestina menyambut sukacita Idulfitri ditemani dengan kue kering bernama ka'ak. Kue kering ini berbahan dasar dari campuran tepung terigu dengan tepung semolina dan identik dengan rasa adas.
Keunikan ka'ak tak sebatas pada rasa. Bentuknya pun unik karena hampir menyerupai cincing dengan ukuran yang lumayan besar.
Tuh kan, sajian kue kering gak cuma ada di Indonesia saja! Beberapa negara muslim tadi juga menghidangkan renyahnya kue kering sebagian sajian yang dipersembahkan untuk keluarga maupun tamu.
Tujuh kue tadi bisa jadi inspirasi untuk menyajikan kue kering di rumah, lho. Resepnya bertebaran di laman online. Buat yuk!



















![[QUIZ] Pilih Minuman Favoritmu, Kami Tahu Tipe Kamu saat Stres](https://image.idntimes.com/post/20251204/upload_829edf2bdf755a75aef8906e0dfc8dd0_806adb77-0f68-4e10-8802-747c16c377bf.jpeg)