9 Makanan Pedas Korea, Ada Buldak hingga Jjamppong!

- Kuliner pedas Korea populer di Indonesia, dengan rasa yang umumnya berasal dari gochujang atau bubuk cabai Korea.
- Tteokbokki, kimchi jjigae, buldak, dakgalbi, dan jjamppong menawarkan variasi rice cake, ayam, sup kimchi, hingga mi seafood pedas.
- Jjukkumi, bibimbap, sundubu jjigae, dan maeuntang melengkapi pilihan lewat gurita tumis, nasi campur, sup tahu sutra, serta sup ikan pedas.
Bukan hanya drama dan filmnya, kuliner Korea juga sangat populer di Indonesia. Banyak tempat makan yang menawarkan berbagai makanan Korea yang menggugah selera. Mengingat orang Indonesia sangat suka pedas, makanan pedas Korea jadi yang paling banyak diburu.
Menariknya, rasa pedas dalam masakan Korea tak cuma berasal dari cabai biasa, lho. Biasanya makanan Korea menggunakan pasta cabai atau gochujang dan bubuk cabai. Berikut sembilan makanan pedas Korea. Mana yang jadi favoritmu?
1. Tteokbokki

ilustrasi tteokbokki (unsplash.com/Marcin Skalij) Kue beras favorit banyak orang apa lagi kalau bukan tteokbokki. Makanan yang satu ini sering banget muncul di film hingga drakor. Di Korea sendiri, jajanan ini biasa dijual di kedai-kedai pinggir jalan.
Fakta menariknya, tteokbokki ternyata sudah ada sejak Zaman Joseon, lho! Awalnya, tteokbokki hadir dengan cita rasa gurih yang berkembang jadi rice cake kenyal bersama saus gochujang yang pedas manis. Tingkat pedas tteokbokki sangat bervariasi, dari sedang hingga sangat pedas.
2. Kimchi Jjigae

ilustrasi kimchi jjigae (pexels.com/Cynthia Ortega Espinosa) Mirip sama orang Indonesia yang wajib ada cabai, orang Korea juga nggak bisa lepas dari kimchi. Gak cuma jadi lauk pendamping aja, kimchi juga sering diolah jadi sup pedas. Kimchi jjigae punya rasa kombinasi antara pedas, gurih, dan segar.
Bahan utamanya adalah kimchi yang sudah terfermentasi sempurna. Kemudian ditambah bahan lain, seperti tofu, daging sapi, tuna, serta bumbu gochujang. Kimchi jjigae paling enak disantap bersama nasi hangat, terutama saat cuaca dingin.
3. Buldak

ilustrasi buldak (pexels.com/Momo King) Buldak adalah ayam tanpa tulang yang dimarinasi dengan bumbu ekstra pedas. Lalu potongan ayam akan ditumis atau dipanggang. Makin nikmat kalau disajikan dengan lelehan keju mozarella atau tteok. Makanan inilah yang menginspirasi lahirnya mi instan super pedas yang sangat populer, yaitu Samyang buldak ramen.
4. Dakgalbi
Dakgalbi sendiri hampir mirip dengan buldak namun bedanya ada pada tingkat kepedasan, di mana dakgalbi tidak sepedas buldak, jadi kamu masih bisa menikmatinya tanpa merasa seperti lidah terbakar.
Selain potongan ayam tanpa tulang, dakgalbi dibuat dengan campuran sayuran yang melimpah. Setelah itu ditumis langsung di atas wajan besi berukuran besar bersama sayuran, seperti kubis, daun perilla, ubi manis, dan kue beras. Untuk memberikan tekstur creamy, dakgalbi disajikan dengan lelehan keju mozarella. Sisa bumbu pekat di wajan biasanya diolah menjadi nasi goreng yang gak kalah lezat.
5. Jjamppong
Bagi penikmat mie dan makanan berkuah, jjamppong adalah pilihan sempurna. Jjamppong adalah sup mie yang disiram kuah pedas dengan warna merah menyala. Isiannya sangat komplit, yakni cumi-cumi, udang, dan kerang, serta aneka sayuran segar.
Rasa pedas jjamppong bukan berasal dari bumbu gochujang, melainkan bubuk cabai dari Korea. Walaupun rasa pedasnya bikin lidah terbakar, tapi mie kenyal dan gurihnya kaldu laut bikin susah berhenti. Semakin nikmat kalau dipadukan dengan daging sapi atau daging ayam.
6. Jjukkumi
Kalau ngomongin gurita, pasti yang langsung terlintas adalah sannakji, yakni potongan gurita kecil yang disajikan masih segar. Namun, Korea juga punya hidangan gurita pedas yang gurih bernama jjukkumi. Masakan gurita ini biasanya ditumis cepat di atas wajan datar bersama bumbu pedas manis hingga meresap sempurna.
Daya tarik utama dari jjukkumi ada pada tekstur gurita yang kenyal dan juicy. Cara makannya dengan membungkus potongan gurita pedas di dalam daun perilla atau daun selada. Tambahkan juga sedikit mayones, lobak acar, atau nasi untuk menyeimbangkan rasa.
7. Bibimbap

ilustrasi bibimbap (pexels.com/Luis Becerra Fotógrafo) Kalau yang pedas manis, Korea punya nasi campur atau bibimbap. Terdiri dari nasi putih hangat yang di atasnya diberi berbagai macam lauk, sayuran, daging, telur, dan saus gochujang. Sebelum dimakan, semua bahan harus diaduk terlebih dahulu agar tercampur rata.
8. Sundubu jjigae

ilustrasi sundubu jjigae (pexels.com/makafood) Selanjutnya ada sup tahu sutra pedas atau sundubu jjigae. Biasanya makanan ini disajikan dalam keadaan mendidih di atas mangkuk batu panas. Dilengkapi dengan isian seperti kerang, potongan daging sapi atau ayam, jamur, serta telur mentah di atasnya.
Untuk membuat sundubu jjigae, tahu yang digunakan bukan tahu putih biasa, melainkan tofu yang punya tekstur lembut dan halus. Setiap suapan memberikan sensasi hangat yang langsung meleleh di dalam mulut.
9. Maeuntang

ilustrasi maeuntang (pexels.com/makafood) Satu lagi hidangan sup berkuah pedas ala Korea, yakni maeuntang. Sup ikan tradisional Korea ini dikenal dengan kuahnya yang pedas, segar, dan kaya rasa. Biasanya dibuat dengan ikan segar, seperti ikan kakap, ikan kerapu, atau ikan tenggiri.
Korea punya beragam makanan pedas yang menawarkan keunikan dan sensasi pedasnya masing-masing. Bagi kamu pencinta kuliner pedas, kesembilan makanan di atas wajib kamu coba. Kalau kamu mau coba yang mana?





















