Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Alasan Kenapa Orang Indonesia Gak Bisa Lepas dari Kerupuk, Candu!
ilustrasi kerupuk (pexels.com/ Makrufin Muhammad)

Bagi banyak orang Indonesia, makan rasanya belum lengkap kalau belum ada kerupuk di samping piring. Mau itu nasi goreng, soto, pecel, bakso, hingga makanan rumahan sederhana, kehadiran kerupuk sering dianggap sebagai pelengkap yang wajib ada. Bahkan, tidak sedikit orang yang rela membeli kerupuk terlebih dahulu sebelum menikmati makanan favoritnya.

Menariknya, kebiasaan ini sudah berlangsung selama puluhan tahun dan menjadi bagian dari budaya kuliner Indonesia. Kerupuk bukan sekadar camilan atau pelengkap makanan, tetapi sudah menjadi elemen yang sulit dipisahkan dari pengalaman makan sehari-hari. Lalu, apa sebenarnya yang membuat orang Indonesia begitu sulit lepas dari kerupuk? Berikut alasannya.

1. Tekstur renyah memberikan sensasi makan yang lebih seru

ilustrasi bertekstur renyah (magnific.com/ wirestock)

Salah satu daya tarik terbesar kerupuk adalah teksturnya yang renyah. Saat digigit, bunyi kriuk yang dihasilkan memberikan sensasi tersendiri yang membuat aktivitas makan terasa lebih menyenangkan.

Ketika dipadukan dengan makanan bertekstur lembut seperti nasi, kuah, atau lauk berkuah, kerupuk menciptakan kontras yang membuat setiap suapan terasa lebih menarik. Inilah yang membuat banyak orang merasa ada yang kurang jika makan tanpa kerupuk.

2. Sudah menjadi bagian dari budaya makan

ilustrasi kerupuk jadi budaya makan (pexels.com/ David Tumpal)

Kerupuk sudah hadir dalam kehidupan masyarakat Indonesia sejak lama. Dari warung kaki lima hingga restoran besar, hampir selalu ada kerupuk yang menemani berbagai jenis hidangan.

Kebiasaan ini kemudian diwariskan dari generasi ke generasi. Banyak orang tumbuh dengan pengalaman makan bersama keluarga yang selalu menyediakan kerupuk di meja makan.

3. Cocok dipadukan dengan hampir semua makanan

ilustrasi pecel dengan kerupuk (pexel.com/ Man Fong Wong)

Tidak banyak makanan pendamping yang bisa masuk ke hampir semua jenis masakan seperti kerupuk. Mulai dari makanan berkuah, gorengan, hidangan pedas, hingga menu tradisional, semuanya terasa cocok ditemani kerupuk.

Fleksibilitas inilah yang membuat kerupuk memiliki tempat khusus dalam kuliner Indonesia. Tidak peduli berasal dari daerah mana, hampir selalu ada jenis kerupuk yang menjadi pasangan ideal bagi makanan setempat.

4. Memberikan rasa gurih yang bikin ketagihan

ilustrasi nasi kuning dengan kerupuk (pexels.com/ Man Fong Wong)

Selain teksturnya yang renyah, kerupuk juga terkenal dengan rasa gurih yang menggoda. Perpaduan bumbu, bahan dasar, dan proses pengolahan menghasilkan cita rasa yang mampu meningkatkan kenikmatan makanan utama.

Rasa gurih tersebut sering kali membuat seseorang ingin mengambil kerupuk lagi dan lagi. Tidak heran jika satu toples kerupuk bisa cepat habis meskipun awalnya hanya berniat mengambil beberapa buah.

5. Mudah ditemukan dan harganya terjangkau

ilustrasi membeli kerupuk (pexels.com/ Tuti Isnawati)

Salah satu alasan mengapa kerupuk begitu populer adalah karena mudah ditemukan di mana saja. Mulai dari pasar tradisional, minimarket, warung kecil, hingga supermarket besar, kerupuk selalu tersedia dalam berbagai pilihan.

Selain itu, harganya relatif terjangkau untuk semua kalangan. Dengan biaya yang tidak terlalu besar, seseorang sudah bisa mendapatkan pelengkap makanan yang mampu meningkatkan kenikmatan makan.

Kerupuk bukan sekadar makanan pendamping biasa. Teksturnya yang renyah, rasa gurih yang khas, kemampuannya berpadu dengan berbagai hidangan, serta kedekatannya dengan budaya makan masyarakat Indonesia membuat kerupuk memiliki tempat istimewa di hati banyak orang.

Tidak heran banyak orang Indonesia merasa makan kurang lengkap tanpa kehadiran kerupuk. Meskipun terlihat sederhana, makanan satu ini berhasil menjadi bagian dari identitas kuliner Nusantara yang terus bertahan dan sulit tergantikan hingga sekarang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article