Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Berapa Lama Daging Kurban Bisa Bertahan di Kulkas dan Freezer?
ilustrasi lemak daging sapi (freepik.com/Serhii_bobyk)

Momen Hari Raya Idul Adha selalu identik dengan limpahan paket daging kurban, baik berupa daging sapi, kambing, maupun domba. Banyaknya persediaan yang diterima dalam satu waktu sering kali membuat kita harus menyimpannya sebagai stok bahan pangan untuk beberapa minggu ke depan. Namun, agar daging tetap aman dikonsumsi dan tidak menjadi sarang bakteri, kamu wajib mengetahui batas waktu penyimpanan yang ideal.

Menyimpan daging kurban tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena karakteristik daging segar pasca-penyembelihan sangat sensitif terhadap perubahan suhu. Menaruhnya di kompartemen kulkas biasa (chiller) tentu memberikan ketahanan waktu yang berbeda jauh jika dibandingkan dengan membekukannya di dalam freezer. Yuk, simak panduan lengkap mengenai durasi penyimpanan daging kurban berikut ini agar kualitas nutrisi dan kesegarannya tetap terjaga optimal!

1. Durasi penyimpanan daging kurban segar di dalam kulkas (chiller)

ilustrasi potongan daging kambing (freepik.com/author/freepik)

Jika kamu berencana mengolah daging kurban dalam waktu dekat, menyimpannya di dalam kulkas biasa atau chiller adalah pilihan paling praktis. Di area ini, daging sapi atau kambing mentah yang masih segar umumnya dapat bertahan dengan baik selama 3 hingga 5 hari saja. Pastikan suhu kulkas kamu selalu stabil berada di bawah 4 derajat Celsius untuk menekan pertumbuhan mikroorganisme.

Aturan waktu ini sedikit berbeda jika kamu mendapatkan bagian daging kurban berupa daging giling atau Jeroan seperti hati dan babat. Jenis daging yang sudah dicacah atau bagian jeroan memiliki risiko kontaminasi yang jauh lebih tinggi sehingga hanya aman disimpan selama 1 hingga 2 hari. Segera jadwalkan proses memasak untuk bagian-bagian sensitif tersebut agar tidak telanjur membusuk dan mengeluarkan aroma menyengat.

2. Batas waktu penyimpanan daging kurban mentah di dalam freezer

ilustrasi serat daging sapi segar (freepik.com/valeria aksakova)

Bagi kamu yang ingin menghemat stok daging kurban untuk jangka panjang, membekukannya di dalam freezer adalah solusi terbaik yang bisa dilakukan. Daging sapi mentah yang dipotong utuh dalam ukuran besar mampu mempertahankan kualitasnya di dalam freezer selama 4 hingga 12 bulan. Sementara itu untuk daging kambing atau domba, batas waktu penyimpanan yang disarankan adalah sekitar 6 hingga 9 bulan.

Meskipun secara teori bisa bertahan hingga hampir satu tahun, penurunan kualitas rasa dan tekstur akan tetap terjadi seiring berjalannya waktu. Suhu freezer wajib dijaga secara konsisten pada titik minus 18 derajat Celsius atau bahkan bisa lebih rendah lagi agar pembekuan terjadi sempurna. Semakin cepat daging membeku di dalam suhu ekstrem tersebut, maka struktur serat dan keempukan daging akan semakin terkunci dengan baik.

3. Ketahanan daging kurban yang sudah melalui proses pengolahan atau dimasak

ilustrasi olahan daging (vecteezy.com/ibhonkart)

Terkadang, karena keterbatasan ruang atau alasan kepraktisan, banyak orang memilih untuk memasak seluruh daging kurban terlebih dahulu sebelum disimpan. Daging yang sudah diolah menjadi hidangan matang seperti rendang, empal, atau gulai bisa disimpan di kulkas biasa selama 3 hingga 4 hari. Proses pemanasan saat memasak telah membunuh bakteri pembusuk, namun udara kulkas tetap bisa memicu kelembapan setelah beberapa hari.

Apabila hidangan matang tersebut langsung dimasukkan ke dalam freezer setelah suhunya turun, masa simpannya bisa bertambah hingga 2 sampai 3 bulan. Pastikan kamu membaginya ke dalam wadah-wadah kecil kedap udara yang pas untuk satu kali konsumsi agar tidak perlu mencairkan seluruh porsi berulang kali. Cara ini sangat efektif untuk menghemat waktu memasak di kemudian hari tanpa perlu khawatir kehilangan cita rasa asli masakan.

4. Batas simpan daging kurban giling dan jeroan di dalam freezer

ilustrasi daging giling (pexels.com/Eva Bronzini)

Daging kurban yang sudah diproses menjadi daging giling memiliki luas permukaan yang lebih besar sehingga lebih rentan terpapar bakteri saat digiling. Jika disimpan di dalam freezer, daging giling memiliki masa kedaluwarsa yang lebih pendek yaitu hanya sekitar 3 hingga 4 bulan saja. Pastikan kamu membungkusnya dengan sangat rapat menggunakan plastik vacuum agar tidak mengalami freezer burn yang merusak tekstur.

Hal yang sama juga berlaku untuk bagian jeroan seperti usus, babat, paru, dan hati yang terkenal cepat mengalami pembusukan. Jeroan mentah sebaiknya tidak disimpan lebih dari 3 hingga 4 bulan di dalam pembeku meskipun suhunya sudah sangat ekstrem. Langkah terbaik adalah mencuci jeroan hingga benar-benar bersih dan merebusnya sebentar sebelum kamu membekukannya untuk jangka panjang.

5. Pengaruh ketahanan daging jika disimpan dalam bentuk potongan kecil

ilustrasi mengiris daging (freepik.com/freepik)

Banyak orang langsung memotong daging kurban menjadi ukuran sekali masak, seperti dadu atau irisan tipis, sebelum dimasukkan ke lemari es. Memotong daging menjadi ukuran kecil memang sangat praktis, namun hal ini memperluas area daging yang bersentuhan langsung dengan udara luar. Akibatnya, daging potong kecil memiliki ketahanan yang sedikit lebih rendah di freezer, yaitu berkisar antara 4 hingga 6 bulan saja.

Kehilangan kelembapan alami atau cairan sari daging akan terjadi lebih cepat pada potongan kecil selama proses pembekuan berlangsung. Saat nantinya dicairkan, potongan daging ini berisiko menjadi lebih kering dan kehilangan tekstur kenyalnya jika disimpan terlalu lama. Oleh karena itu, jika kamu berniat menyimpannya hingga setahun penuh, biarkan daging tetap dalam potongan besar (block) yang utuh.

Memperhatikan durasi penyimpanan daging kurban merupakan langkah krusial dalam menjaga higienitas serta kesehatan seluruh anggota keluarga di rumah. Langkah terbaik adalah selalu memberikan label catatan tanggal saat kamu pertama kali memasukkan kantong daging tersebut ke dalam lemari es. Dengan pengelolaan yang tepat, kamu bisa menikmati kelezatan hidangan kurban dalam jangka panjang dengan rasa yang tetap juara dan aman dari risiko keracunan makanan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article