Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Wortel Menjadi Bahan Utama Carrot Cake? Ini Sejarahnya!
ilustrasi carrot cake (Pixabay.com/alyerika)
  • Pada Abad Pertengahan, wortel dipakai sebagai alternatif pemanis hidangan penutup, termasuk puding, di Eropa serta sajian seperti khabis al-jazar di Irak dan Gajar Halwa di India.
  • Resep puding wortel tercatat pada 1747, sementara gâteau de carottes muncul dalam buku masak Prancis karya Antoine Beauvilliers dan diterbitkan dalam bahasa Inggris sebagai carrot cakes pada 1824.
  • Saat Perang Dunia II, wortel menjadi pengganti gula yang dijatah di Inggris; kemudian cream cheese melengkapi carrot cake, yang kini diperingati di AS setiap 3 Februari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kue biasanya identik dengan rasa yang manis, tekstur yang lembut dan creamy. Pembuatan kue sering didapati menggunakan bahan alami, seperti buah-buahan. Namun, apa jadinya jika sayuran seperti wortel digunakan sebagai salah satu bahan utama dalam pembuatan kue?

Begitu mendengar kata wortel, pasti yang terlintas di pikiran adalah sajian makanan yang lezat, gurih, dan cocok dimakan sebagai lauk nasi. Namun, realitasnya, wortel juga dapat diolah menjadi sebuah kue lezat bernama carrot cake, lho!

Kira-kira, kenapa wortel bisa menjadi bahan utama dalam pembuatan carrot cake, ya? Wah, ternyata ada sejarah di baliknya!

1. Wortel digunakan sebagai bahan utama hidangan penutup pada abad pertengahan

ilustrasi gajar halwa (Pexels.com/Athul Santosh)

Dilansir Uncultured Palate, pada Abad Pertengahan, wortel banyak digunakan sebagai makanan penutup. Pada masa itu, wortel sering digunakan sebagai alternatif pemanis dalam hidangan penutup, seperti puding. Sumber lain menyatakan bahwa puding wortel sedang populer di Eropa pada saat itu.

Penggunaan wortel sebagai hidangan penutup tidak hanya populer di Eropa saja. Beberapa negara, seperti Irak, menggunakan wortel dalam hidangan yang bernama khabis al-jazar. Hidangan ini merupakan perpaduan antara wortel, susu, rempah-rempah, dengan tambahan kacang dan kurma. Sedangkan di India, penggunaan wortel digunakan dalam hidangan bernama Gajar Halwa.

Resep puding wortel muncul dalam "The Art of Cookery, Made Plain and Easy", yang merupakan salah satu referensi kuliner Inggris dan ditulis pada 1747. Sedangkan dalam perkembangannya, kue wortel pertama kali muncul dalam buku masak Prancis, volume kedua dari L'art du cuisinier karya Antoine Beauvilliers, "Gâteau de Carottes." Resep ini kemudian ditiru oleh pesaingnya pada 1824 dan diterbitkan dalam bahasa Inggris sebagai carrot cakes.

2. Wortel menjadi makanan masa perang

ilustrasi wortel (Pexels.com/Jayanth Muppaneni)

Pada saat Perang Dunia II meletus, Inggris melakukan penjatahan bahan pangan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kekurangan dan tetap memastikan distribusi yang adil dari pasokan makanan yang langka. Pada 1941, Kementerian Pangan Inggris meluncurkan kampanye "Dig for Victory" untuk mempromosikan produk dalam negeri.

Kementerian Pangan Inggris memperkenalkan kartun Dr. Carrot dan Potato Pete untuk mendorong masyarakat Inggris, terutama anak-anak, agar mengonsumsi lebih banyak sayuran. Wortel dan kentang adalah contohnya karena dua sayur ini mudah ditanam di kebun.

Walaupun ada kebijakan penjatahan selama masa perang, pola makan masyarakat bisa tetap seimbang. Pada masa itu, wortel banyak digunakan sebagai bahan utama dalam berbagai hidangan. Wortel juga berfungsi sebagai pengganti gula yang saat itu dijatah.

3. National Carrot Cakes Day diperingati setiap 3 Februari

ilustrasi carrot cake (Pexels.com/Ayyeee Ayyeee)

Pada perkembangan awal, kue wortel tidak menggunakan krim keju seperti yang sering kita temui saat ini. Krim keju mulai digunakan sebagai olesan kue pada tahun 1800-an. Ketika Philadelphia mengeluarkan produk cream cheese.

Kehadiran krim keju sebagai olesan kue membuat cita rasa baru bagi kue wortel. Seiring berjalannya waktu, kue wortel semakin digemari oleh banyak orang. Bahkan, tanggal 3 Februari diperingati sebagai Hari Kue Wortel Nasional di Amerika Serikat, lho!

Nah, itulah sejarah mengapa wortel digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan carrot cake. Menarik, bukan? Apakah kamu salah satu pencinta kue berbahan wortel ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article