Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Musim Hujan, 5 Makanan Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Jaga Asupan Nutrisi

5 min read
Musim Hujan, 5 Makanan Ini Bisa Jadi Pilihan untuk Jaga Asupan Nutrisi
ilustrasi sop daging (freepik.com/freepik)
Share Article

Musim hujan sering membuat suasana terasa lebih dingin dan bikin keinginan untuk menyantap makanan hangat meningkat. Sup, bubur, mi, atau gorengan mungkin jadi pilihan yang terasa paling nyaman ketika hujan turun. Namun, tubuh tetap membutuhkan beragam zat gizi agar kebutuhan hariannya terpenuhi. Makanan yang menghangatkan tubuh boleh saja dikonsumsi, tetapi akan lebih baik jika tetap dilengkapi sumber protein, vitamin, mineral, serat, dan zat gizi lainnya.

Pilihan makanan saat musim hujan sebenarnya gak harus rumit atau mahal. Kamu bisa memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan lalu mengolahnya menjadi menu yang lebih seimbang. Sayuran, buah, telur, ikan, kacang-kacangan, hingga makanan berkuah bisa menjadi bagian dari pola makan sehari-hari. Kuncinya bukan mencari satu makanan yang dianggap paling ampuh menjaga tubuh selama musim hujan, melainkan memastikan asupan tetap beragam dan cukup. Berikut lima pilihan makanan yang bisa kamu pertimbangkan untuk membantu menjaga asupan nutrisi saat musim hujan.

  1. 1. Sup sayur dengan sumber protein

    Ilustrasi semangkuk sup sayur hangat dengan beragam sayuran, disajikan sebagai hidangan rumahan yang sederhana dan menyehatkan.
    Ilustrasi sup sayur (pexels.com/JANG ‘S 🍂)

    Semangkuk sup sayur bisa menjadi pilihan yang nyaman ketika cuaca sedang dingin. Kamu bisa menggunakan wortel, kentang, tomat, brokoli, sawi, labu, atau sayuran lain yang tersedia di rumah. Sayuran tersebut memberikan berbagai vitamin, mineral, dan serat yang dibutuhkan tubuh. Agar lebih seimbang, tambahkan sumber protein seperti ayam, telur, tahu, atau kacang-kacangan. Kombinasi tersebut membuat satu menu gak hanya mengandalkan kuah dan karbohidrat.

    Sup juga cukup fleksibel untuk disesuaikan dengan kebutuhan dan selera. Kamu bisa membuatnya dengan sedikit garam dan menambahkan rempah seperti bawang putih, jahe, atau lada untuk memperkaya rasa. Namun, jangan menganggap bahan tertentu dalam sup sebagai obat yang otomatis mencegah penyakit saat musim hujan. Tubuh tetap membutuhkan pola makan yang beragam, tidur cukup, dan kebiasaan hidup sehat lainnya. Jadi, nikmati sup sebagai bagian dari menu seimbang, bukan sebagai satu-satunya andalan.

  2. 2. Ikan yang diolah secara sederhana

    Ikan bakar utuh berbumbu rempah disajikan di atas piring putih dengan irisan jeruk nipis, cabai, dan daun ketumbar.
    ilustrasi ikan bakar (freepik.com/jcomp)

    Ikan merupakan salah satu sumber protein yang bisa dimasukkan ke dalam menu harian. Beberapa jenis ikan juga mengandung lemak tak jenuh, termasuk asam lemak omega-3. Kandungan zat gizi tentu berbeda-beda berdasarkan jenis ikannya. Kamu bisa memilih ikan yang mudah ditemukan di daerah tempat tinggal lalu mengolahnya sesuai selera. Agar lebih seimbang, ikan dapat disajikan bersama sayuran dan sumber karbohidrat.

    Cara memasaknya juga bisa diperhatikan. Ikan dapat dikukus, dipanggang, direbus, atau dimasak berkuah jika ingin mengurangi penggunaan minyak. Bukan berarti makanan yang digoreng harus sepenuhnya dihindari, tetapi variasi metode memasak dapat membantu menjaga pola makan tetap beragam. Pastikan ikan dimasak sampai matang dan disimpan secara tepat. Kebiasaan tersebut penting untuk mengurangi risiko penyakit akibat makanan.

  3. 3. Telur dengan sayuran

    Ilustrasi sajian olahan telur yang ditata di atas piring sebagai pilihan menu makanan sederhana sehari-hari.
    ilustrasi olahan telur (pexels.com/Shameel mukkath)

    Telur termasuk bahan makanan yang praktis dan mudah dipadukan dengan berbagai bahan lain. Kandungan proteinnya dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian, sementara telur juga menyediakan sejumlah vitamin dan mineral. Saat musim hujan, telur bisa diolah menjadi telur dadar berisi sayuran, telur rebus, atau campuran dalam sup. Menambahkan sayuran membuat menu menjadi lebih beragam daripada hanya mengandalkan telur saja.

    Kamu bisa memasukkan daun bawang, tomat, wortel, bayam, atau sayuran lain yang tersedia. Menu sederhana seperti telur dan sayuran juga bisa dilengkapi nasi atau sumber karbohidrat lain agar lebih mengenyangkan. Perhatikan pula jumlah minyak, garam, dan bahan tambahan yang digunakan saat memasak. Pola makan yang baik bukan tentang satu menu tertentu, tetapi kombinasi berbagai kelompok makanan. Karena itu, telur bisa menjadi salah satu bagian dari menu sehari-hari yang lebih seimbang.

  4. 4. Buah yang mudah dikonsumsi

    Ilustrasi aneka buah-buahan berwarna cerah yang tersusun rapi sebagai representasi makanan sehat dan segar.
    ilustrasi buah-buahan (pexels.com/Jane Trang Doan)

    Saat hujan dan cuaca terasa dingin, sebagian orang mungkin lebih jarang mengambil buah. Padahal, buah tetap menjadi bagian penting dari pola makan karena menyediakan serat, vitamin, mineral, dan berbagai senyawa bioaktif. Pilih buah yang mudah ditemukan dan sesuai dengan selera, seperti pisang, pepaya, jeruk, apel, jambu, atau buah lokal lainnya. Gak harus selalu dibuat jus karena mengonsumsi buah dalam bentuk utuh membantu mempertahankan kandungan seratnya.

    Buah juga bisa menjadi alternatif ketika kamu ingin camilan di antara waktu makan. Kamu dapat memotong buah lalu menyimpannya dalam wadah bersih agar lebih mudah dikonsumsi. Variasikan jenis buah supaya zat gizi yang diperoleh juga lebih beragam. Perlu diingat bahwa gak ada satu buah yang secara khusus bisa membuat tubuh kebal terhadap penyakit saat musim hujan. Buah berperan sebagai bagian dari pola makan bergizi secara keseluruhan.

  5. 5. Kacang-kacangan dan olahannya

    Semangkuk kacang panggang berwarna cokelat keemasan tersaji di atas meja sebagai ilustrasi camilan renyah.
    Ilustrasi kacang panggang (pexels.com/Engin Akyurt)

    Kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, kedelai, dan berbagai olahannya dapat menjadi pilihan sumber protein nabati. Makanan seperti tahu, tempe, atau kacang-kacangan juga bisa dikombinasikan dengan sayuran dalam satu menu. Selain protein, kelompok makanan ini dapat menyediakan serat dan sejumlah mineral. Pilihan tersebut cukup fleksibel untuk menu rumahan karena bisa dimasak menjadi sup, tumisan, pepes, atau hidangan lainnya.

    Kacang-kacangan juga dapat membantu membuat menu terasa lebih mengenyangkan. Namun, bentuk olahannya tetap perlu diperhatikan. Kacang yang digoreng dengan banyak minyak atau diberi banyak gula tentu memiliki profil gizi yang berbeda dari kacang yang direbus atau diolah secara sederhana. Kamu gak perlu menghindari semua makanan olahan, tetapi bisa lebih sering memilih metode masak yang sesuai dengan kebutuhan. Variasi sumber protein antara hewani dan nabati juga bisa membuat pola makan menjadi lebih beragam.

    Musim hujan gak membuat tubuh tiba-tiba membutuhkan satu makanan tertentu yang wajib dikonsumsi setiap hari. Yang lebih penting adalah menjaga pola makan tetap beragam dan memenuhi kebutuhan zat gizi sesuai kondisi masing-masing. Sup sayur, ikan, telur, buah, serta kacang-kacangan bisa menjadi beberapa pilihan yang mudah dimasukkan ke menu harian. Kamu juga tetap membutuhkan sumber karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat dalam jumlah yang sesuai. Porsi dan kebutuhan setiap orang tentu dapat berbeda.

    Selain makanan, jangan lupa tetap memenuhi kebutuhan cairan meskipun rasa haus mungkin gak sekuat saat cuaca panas. Kebersihan bahan makanan dan cara memasak juga perlu diperhatikan karena musim hujan dapat meningkatkan risiko kontaminasi pada kondisi tertentu. Pilih bahan yang segar, simpan makanan dengan benar, dan pastikan makanan dimasak secara matang. Jadi, gak perlu bingung mencari makanan “khusus musim hujan”. Cukup prioritaskan menu yang beragam, bergizi, aman, dan sesuai kebutuhan tubuhmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More