Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengapa Lemang Jadi Hidangan Lebaran di Sumatra?

Mengapa Lemang Jadi Hidangan Lebaran di Sumatra?
ilustrasi lemang (commons.wikimedia.org/Apluswiki)
Intinya Sih
  • Tradisi memasak lemang atau malamang di Sumatra menjadi kegiatan Lebaran turun-temurun yang melibatkan keluarga dan tetangga, menciptakan momen kebersamaan sebelum hari raya tiba.
  • Lemang disajikan bersama lauk khas seperti rendang, gulai, atau kari ayam karena teksturnya padat dan gurih, menjadikannya alternatif ketupat saat jamuan Lebaran.
  • Proses memasak lemang dalam bambu memberi aroma asap dan daun pisang yang khas, menghasilkan cita rasa unik serta praktis dibuat dalam jumlah besar untuk menjamu tamu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lebaran di banyak daerah Indonesia selalu identik dengan hidangan khas, salah satunya ketupat yang hampir selalu hadir di meja makan keluarga. Namun di Sumatra, ada sajian lain yang tidak kalah penting, yaitu lemang atau olahan beras ketan yang dimasak dalam bambu hingga menghasilkan tekstur padat sekaligus gurih. Kehadiran lemang sering kali disandingkan dengan ketupat sebagai simbol jamuan hari raya, meski cara memasak serta latar tradisinya berbeda.

Hidangan ini tidak muncul begitu saja karena ada kebiasaan memasak, alasan praktis, hingga selera makan masyarakat setempat yang membuatnya bertahan hingga sekarang. Berikut beberapa hal yang membuat lemang begitu lekat dengan perayaan Lebaran di Sumatra.

Table of Content

1. Masyarakat Sumatra menjadikan memasak lemang sebagai tradisi Lebaran

1. Masyarakat Sumatra menjadikan memasak lemang sebagai tradisi Lebaran

ilustrasi memasak lemang
ilustrasi memasak lemang (commons.wikimedia.org/Tu7uh)

Di banyak daerah Sumatra Barat, Riau, hingga sebagian wilayah Sumatra Utara, memasak lemang menjelang Lebaran sudah menjadi kebiasaan lama yang dilakukan bersama keluarga maupun tetangga. Kegiatan ini dikenal dengan istilah malamang atau mangalomang, yaitu proses menyiapkan beras ketan, santan, daun pisang, serta batang bambu sebelum semuanya dimasak di atas bara api.

Persiapannya tidak singkat karena bambu harus dibersihkan lebih dulu, kemudian bagian dalamnya dilapisi daun pisang agar ketan tidak menempel. Setelah beras ketan dicampur santan dan sedikit garam, adonan dimasukkan ke dalam bambu lalu disusun miring di dekat api hingga matang. Proses memasak yang bisa berlangsung beberapa jam tersebut sering menjadi momen berkumpul, sebab banyak orang menunggu sambil mengobrol atau menyiapkan hidangan Lebaran lain.

2. Lemang cocok disajikan bersama hidangan Lebaran khas Sumatra

ilustrasi lemang dan rendang
ilustrasi lemang dan rendang (commons.wikimedia.org/Wee Hong)

Lemang jarang dimakan sendirian ketika Lebaran tiba karena biasanya disajikan bersama lauk yang rasanya kuat dan kaya bumbu. Hidangan yang paling sering menemani lemang adalah rendang, gulai daging, atau kari ayam yang kuahnya meresap sempurna saat disantap bersama potongan ketan gurih tersebut. Tekstur lemang yang padat membuatnya mudah dipotong menjadi beberapa bagian, sehingga praktis dibagikan kepada tamu yang datang bersilaturahmi.

Banyak keluarga bahkan sengaja memasak lemang dalam jumlah banyak agar bisa disajikan berkali-kali selama hari raya. Kombinasi rasa gurih dari santan dengan bumbu rendang yang pekat membuat sajian ini terasa pas sebagai pengganti nasi atau bahkan ketupat.

3. Proses memasak lemang membuat rasanya berbeda dari olahan ketan lain

ilustrasi memasak lemang
ilustrasi memasak lemang (commons.wikimedia.org/Zikril Hakim Arridho)

Salah satu hal yang membuat lemang istimewa adalah cara memasaknya yang menggunakan bambu sebagai wadah sekaligus alat masak. Ketika ketan dan santan dipanggang perlahan di dalam bambu, aromanya menyerap wangi daun pisang serta sedikit aroma asap dari bara api. Hasilnya bukan sekadar ketan biasa, melainkan makanan dengan rasa gurih yang khas serta tekstur padat tetapi tetap lembut.

Permukaan bagian luar biasanya sedikit kecokelatan karena panas bambu, sedangkan bagian dalam tetap putih dan lembap. Cita rasa seperti ini sulit didapat jika ketan dimasak menggunakan panci atau kukusan biasa.

4. Lemang mudah dibuat dalam jumlah banyak untuk jamuan Lebaran

ilustrasi lemang
ilustrasi lemang (commons.wikimedia.org/Emran Kassim)

Saat Lebaran tiba, rumah biasanya dipenuhi tamu yang datang bersilaturahmi sejak pagi hingga malam hari. Karena itu banyak keluarga di Sumatra memilih menyiapkan makanan yang bisa dibuat dalam jumlah besar tanpa harus dimasak berulang kali di dapur.

Lemang memenuhi kebutuhan tersebut karena satu batang bambu dapat menghasilkan beberapa potong ketan sekaligus. Setelah matang, lemang cukup dipotong sesuai ukuran yang diinginkan lalu disusun di piring saji bersama lauk pendamping. Cara penyajian seperti ini memudahkan tuan rumah menjamu tamu tanpa perlu repot memasak lagi ketika persediaan makanan mulai berkurang.

Lemang akhirnya menjadi hidangan Lebaran di Sumatra karena tradisi memasaknya telah berlangsung lama, rasanya cocok dipadukan dengan lauk khas daerah, serta mudah disiapkan untuk menjamu banyak tamu. Walau ketupat tetap dikenal luas sebagai simbol hidangan hari raya di Indonesia, kehadiran lemang menunjukkan bahwa setiap daerah memiliki cara sendiri merayakan Lebaran melalui makanan. Jika ketupat begitu akrab di meja makan keluarga, pernahkah mencoba merasakan suasana Lebaran dengan sepiring lemang hangat dan rendang di Sumatra?

FAQ Seputar Lemang yang Jadi Hidangan Lebaran di Sumatra

Kenapa lemang jadi hidangan Lebaran di Sumatra?

Karena lemang sudah lama menjadi bagian dari tradisi Lebaran di banyak daerah Sumatra. Proses memasaknya, yang dikenal sebagai malamang atau mangalomang, sering dilakukan bersama keluarga dan tetangga, jadi bukan sekadar menyiapkan makanan, tetapi juga bagian dari kebiasaan hari raya.

Lemang biasanya dimakan dengan lauk apa saat Lebaran?

Lemang paling sering disajikan bersama lauk berbumbu kuat seperti rendang, gulai daging, atau kari ayam. Teksturnya yang padat dan gurih membuat lemang pas dijadikan pendamping lauk berkuah atau berbumbu pekat, bahkan sering dianggap sebagai pengganti nasi atau ketupat.

Apa yang membuat rasa lemang berbeda dari olahan ketan biasa?

Cita rasa lemang berbeda karena dimasak di dalam bambu yang dilapisi daun pisang lalu dipanggang perlahan di atas bara api. Cara ini membuat ketan menyerap aroma daun pisang dan sedikit aroma asap, sehingga hasilnya lebih gurih, harum, padat, tetapi tetap lembut.

Kenapa lemang cocok untuk jamuan tamu saat Lebaran?

Karena lemang mudah dibuat dalam jumlah banyak dan praktis disajikan. Satu batang bambu bisa menghasilkan beberapa potong sekaligus, lalu tinggal dipotong sesuai kebutuhan dan disusun bersama lauk pendamping, jadi lebih memudahkan tuan rumah saat menjamu banyak tamu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
Eddy Rusmanto
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More