- 1 kg beras ketan putih. Pilih kualitas super, cuci bersih, dan rendam selama kurang lebih 3 jam agar teksturnya empuk.
- 1 liter santan kental, diambil dari kurang lebih 2 butir kelapa tua agar rasanya benar-benar gurih.
- 1 sdm garam halus, pastikan rasa gurihnya terasa menonjol.
- Bambu lemang, pilih bambu yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda (diameter sekitar 5-7 cm).
- Daun pisang secukupnya, sebagai pelapis bagian dalam bambu agar lemang tidak lengket dan aromanya wangi.
Rahasia Resep Lemang Bakar Khas Minangkabau, Gurih dan Legit Ketannya!

Siapa yang bisa menolak aroma harum dari bambu yang dibakar di atas bara api? Bagi kamu yang pernah berkunjung ke Sumatra Barat, pasti sudah tidak asing lagi dengan aroma khas dari lemang bakar khas Minangkabau yang sering dijajakan di pinggir jalan. Menunggu lemang matang sambil menghirup aroma daun pisang yang terpanggang adalah sebuah realita kuliner yang selalu berhasil membuat perut keroncongan seketika, terutama saat momen menyambut hari besar.
Dalam budaya Minangkabau, pembuatan lemang ini dikenal dengan tradisi Malamang, sebuah kegiatan komunal yang dilakukan secara gotong royong oleh para ibu dan pemuda desa. Tradisi ini biasanya digelar untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan, hari raya Idulfitri, atau Maulid Nabi sebagai simbol rasa syukur dan pembersihan diri.
Kalau kamu sedang tidak berada di Sumatra Barat dan kangen menyantapnya, tidak ada salahnya untuk membuatnya sendiri dengan mengikuti resep lemang bakar khas Minangkabau ini. Siapa tahu, rasa rindu kampung halaman ini bisa terobati melalui makanan ini, ya.
1. Bahan Lemang Bakar Khas Minangkabau

2. Cara Membuat Lemang Bakar Khas Minangkabau
- Bersihkan bagian dalam bambu. Ambil daun pisang, gulung melingkar, dan masukkan ke dalam lubang bambu sebagai cetakan. Pastikan daun menutupi seluruh dinding dalam bambu.
- Campurkan santan kental dengan garam, aduk rata hingga larut. Masukkan beras ketan yang sudah direndam ke dalam bambu. Ingat, jangan mengisinya terlalu penuh, beri ruang sekitar 5 cm dari bibir bambu karena ketan akan mengembang.
- Tuangkan campuran santan ke dalam bambu yang sudah berisi ketan hingga santan sedikit melewati permukaan ketan.
- Siapkan tungku pembakaran dengan kayu bakar atau arang. Dirikan bambu-bambu tersebut dengan posisi miring di dekat api (bukan langsung di atas api besar).
- Putar bambu secara berkala setiap 15-20 menit agar matangnya merata. Proses ini biasanya memakan waktu 3 hingga 4 jam.
3. Tips Rahasia agar Lemang Anti Gagal

- Hindari penggunaan santan instan jika ingin mendapatkan tekstur "berminyak" yang khas dan gurih yang alami.
- Cukup goyangkan bambunya agar ketan turun dengan sendirinya tanpa perlu ditekan secara paksa.
- Pastikan bagian tulang daun pisang berada di posisi yang memudahkan kamu saat menarik lemang keluar dari bambu setelah matang.
- Jika cairan santan sudah tidak terlihat lagi dan bagian atas ketan sudah terlihat mengeras dan berminyak, itu tandanya lemang sudah matang.
Memang butuh usaha lebih untuk mempraktikkan resep lemang bakar khas Minangkabau ini secara mandiri, namun sensasi menyantapnya bersama tapai ketan hitam atau rendang akan terasa jauh lebih nikmat, kok. Selamat mencoba di dapurmu sendiri!















![[QUIZ] Dari Cara Makan Sushi, Kami Tahu Kepribadianmu Lho!](https://image.idntimes.com/post/20250527/mengapa-sushi-berisi-ikan-mentah-bukan-daging-ayam-atau-sapi-9cde86371d7fc78c91ae80a6ffab250e-821d3b154ef82a247a1202cbd47e2bc9.jpg)


