Teh menjadi salah satu minuman paling populer di dunia karena memiliki rasa yang beragam dan sering dikaitkan dengan gaya hidup sehat. Banyak orang mengenal green tea, oolong tea, dan black tea sebagai jenis teh yang berbeda. Padahal, ketiganya sebenarnya berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis.
Lantas, di mana letak perbedaan antara oolong tea, green tea, dan black tea? Perbedaan utama ketiga teh tersebut terletak pada proses pengolahan setelah daun dipanen. Proses oksidasi menjadi faktor penting yang menentukan warna, aroma, rasa, hingga kandungan senyawa dalam teh. Tingkat oksidasi membuat setiap jenis teh memiliki karakter unik dan pengalaman minum yang berbeda.
Oleh karena itu, memahami perbedaan ketiganya dapat membantu kita memilih teh yang paling sesuai dengan selera maupun kebutuhan sehari-hari. Cek sampai akhir, ya!
