Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Sayuran Pasar yang Cepat Layu Begitu Masuk Musim Hujan

Tomat (freepik.com/stockking)
Tomat (freepik.com/stockking)
Intinya sih...
  • Selada sangat sensitif terhadap kelembapan, mudah layu dan berubah warna. Simpan dalam wadah kedap udara dengan lapisan tisu kering, cuci hanya saat hendak digunakan.
  • Sawi cepat busuk di musim hujan, simpan dalam kantong plastik rapat dengan tisu kering. Gunakan dalam waktu 1-2 hari setelah dibeli agar tetap optimal.
  • Tomat mudah rusak di musim hujan, letakkan di rak terbuka di suhu ruangan. Hindari menumpuk terlalu banyak tomat dan segera olah jika sudah matang.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Musim hujan selalu membawa tantangan tersendiri untuk urusan dapur, terutama dalam menjaga kesegaran sayuran. Suhu yang lembap, curah hujan tinggi, dan kadar air di udara membuat sayuran lebih cepat layu, lembek, atau bahkan berjamur. Buat ibu rumah tangga, anak kos, atau siapa pun yang sering belanja sayur segar, memahami sayuran mana yang cepat rusak bisa mengurangi pemborosan dan membuat dapur tetap efisien.

Tidak semua sayuran tahan lama di musim hujan. Beberapa jenis sangat rentan terhadap kelembapan tinggi, sehingga jika tidak segera diolah atau disimpan dengan tepat, kualitasnya menurun drastis. Berikut ini beberapa sayuran pasar yang cepat layu begitu masuk musim hujan. Scroll dibawah ini!

1. Selada

Selada
Selada (pexels.com/Yusuf Çelik)

Selada adalah sayuran hijau yang paling sensitif terhadap kelembapan. Daunnya tipis dan mudah menyerap air, sehingga begitu terkena udara lembap, selada cepat layu dan berubah warna. Jika dibiarkan terlalu lama di kulkas tanpa dibungkus rapat, daun selada bisa menghitam dan membuat rasa pahit muncul.

Untuk menjaga kesegarannya, simpan selada di dalam wadah kedap udara dengan lapisan tisu kering. Cuci hanya saat hendak digunakan, karena air yang tertinggal justru mempercepat layu. Di musim hujan, belanja selada secukupnya agar selalu segar saat diolah.

2. Sawi

Sawi
Sawi (pexels.com/Son Tung Tran)

Sawi termasuk sayuran yang cepat busuk di musim hujan. Daunnya tipis, batangnya mudah lembek, dan rentan terhadap jamur jika disimpan terlalu lama. Bahkan sedikit embun atau kelembapan udara tinggi bisa membuat sawi cepat layu.

Caranya menyimpan di kulkas dalam kantong plastik rapat, lapisi dengan tisu kering untuk menyerap kelembapan. Gunakan sawi dalam waktu 1–2 hari setelah dibeli agar rasa dan teksturnya tetap optimal, terutama saat musim hujan.

3. Tomat

Tomat (freepik.com/stockking)
Tomat (freepik.com/stockking)

Meskipun bukan sayuran hijau, tomat juga cepat rusak di musim hujan. Kulitnya tipis dan mudah lembek jika tersiram air atau terkena udara lembap. Tomat yang terlalu lama disimpan di suhu dingin bisa kehilangan rasa manis dan aromanya.

Tips menyimpan tomat kamu bisa letakkan di rak terbuka di suhu ruangan, jauh dari sinar matahari langsung. Hindari menumpuk terlalu banyak tomat, karena gesekan mempercepat kerusakan. Jika tomat sudah matang, segera diolah atau dibuat saus agar tidak terbuang sia-sia.

4. Wortel

Wortel (freepik.com/azerbaijan_stockers)
Wortel (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Wortel termasuk sayuran akar yang relatif tahan lama, tapi kelembapan tinggi saat musim hujan tetap bisa membuatnya lembek atau mulai berjamur jika tidak disimpan benar. Bagian ujung wortel sering cepat layu jika tidak dibersihkan atau disimpan dengan baik.

Tips menyimpannya dengan menaruh di kulkas dalam kantong plastik atau wadah kedap udara, pastikan tetap kering. Potong ujung yang mulai layu sebelum dimasak, agar bagian lain tetap renyah. Wortel cocok dijadikan sup atau tumisan hangat saat hujan.

5. Mentimun

Mentimun
Mentimun (pexels.com/विजयाभिनंदन YOUTUBER)

Mentimun punya kandungan air yang sangat tinggi sehingga mudah lembek dan berjamur. Udara lembap saat hujan membuat kulit mentimun kusam dan teksturnya berubah.

Cara menyimpan mentimun dengan cara bungkus dengan plastik atau simpan di kulkas di wadah kedap udara. Jangan dicuci sebelum digunakan untuk mencegah kelembapan berlebih. Mentimun paling enak dinikmati segar sebagai lalapan atau salad agar kerenyahannya tetap terasa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Tumis Bakso Goreng Pedas untuk Lauk Simpel

19 Jan 2026, 20:02 WIBFood