Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Tips Daging Kambing Empuk dan Gak Bau saat Dimasak

5 Tips Daging Kambing Empuk dan Gak Bau saat Dimasak
ilustrasi olahan daging kambing (unsplash.com/Peter Bravo de los Rios)
Intinya Sih
  • Artikel membahas lima tips praktis agar daging kambing empuk dan tidak berbau prengus saat dimasak di rumah.
  • Langkah penting meliputi tidak mencuci daging, marinasi dengan nanas, memilih bagian prime cut, merebus sebentar, serta menambahkan rempah beraroma kuat.
  • Dengan mengikuti tips tersebut, hasil masakan kambing jadi lebih lembut, harum, dan menggugah selera tanpa rasa takut bau menyengat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Daging kambing sering diolah menjadi hidangan yang menggugah selera, seperti sate, gulai, tongseng, dan rica-rica. Namun, masih banyak orang yang bingung cara memasaknya karena takut jika nantinya tekstur daging kambing menjadi keras dan berbau prengus.

Jika diolah dengan benar, dagingnya bisa menjadi empuk, lezat, dan tidak bau. Kalau kamu penasaran gimana cara membuat daging kambing lebih enak, simak tips mengolah daging kambing agar empuk dan gak bau yang bisa dipraktikkan di rumah berikut ini.

1. Jangan mencuci daging kambing

ilustrasi daging kambing
ilustrasi daging kambing (pexels.com/Julia Filirovska)

Daging kambing sebaiknya jangan dicuci karena akan membuat teksturnya lebih alot dan menimbulkan bau prengus yang lebih kuat. Air yang membasahi daging secara berlebihan dapat memengaruhi tekstur sehingga daging terasa lebih keras saat dimasak.

Cukup bersihkan bagian yang kotor, lalu langsung dimasak dengan bumbu. Langkah ini membantu menjaga tekstur daging tetap lembut dan aromanya tidak terlalu menyengat.

2. Marinasi daging kambing dengan nanas

ilustrasi daging dimarinasi dengan parutan nanas
ilustrasi daging dimarinasi dengan parutan nanas (pexels.com/Ip Photographer)

Nanas dikenal dapat membuat tekstur daging kambing lebih empuk. Buah ini mengandung enzim bromelain yang membantu memecah serat pada daging.

Caranya, parut nanas, lalu lumuri ke seluruh bagian daging. Diamkan sekitar 20 menit agar daging menjadi lebih cepat empuk saat dimasak.

3. Pilih bagian daging yang tepat

ilustrasi bagian prime cut
ilustrasi bagian prime cut (pexels.com/Mark Stebnicki)

Gak semua bagian daging kambing memiliki tekstur yang sama. Ada beberapa bagian, seperti paha atas, has dalam, dan area dekat iga, yang lebih cepat empuk saat dimasak.

Bagian tersebut dinamakan prime cut, yang lebih mudah diolah karena hanya memiliki sedikit jaringan otot. Prime cut pada kambing cenderung cocok digunakan untuk berbagai olahan masakan.

4. Rebus sebentar sebelum dimasak

ilustrasi merebus daging
ilustrasi merebus daging (pexels.com/betül nur akyürek)

Merebus daging kambing sebentar dapat mengurangi bau prengus dan membersihkan sisa kotoran pada daging. Cara ini sering digunakan agar aroma masakan lebih segar dan tidak terlalu menyengat.

Rebus daging kambing dalam air mendidih selama sekitar 2-3 menit, lalu buang air rebusannya. Daging dapat langsung dimasak dengan bahan lainnya sesuai selera.

5. Tambahkan bumbu beraroma kuat saat memasak

ilustrasi rempah-rempah
ilustrasi rempah-rempah (pexels.com/Laura oliveira)

Rempah-rempah khas Indonesia, seperti jahe, serai, bawang putih, daun salam, dan kayu manis, dapat mengurangi bau prengus pada daging kambing. Selain menghilangkan bau, rempah juga membuat rasa masakan jauh lebih kaya dan enak.

Masukkan semua rempah saat memasak agar aromanya meresap ke dalam daging. Hasilnya, daging kambing lebih harum dan menggugah selera.

Dengan menerapkan beberapa tips, daging kambing dapat diolah menjadi masakan yang bercita rasa, lebih empuk, dan tidak bau. Jadi, jangan takut lagi untuk mencoba resep olahan kambing di rumah bersama keluarga.

FAQ Seputar Tips Daging Kambing Empuk dan Gak Bau saat Dimasak

Selain nanas dan daun pepaya, buah atau bahan dapur apa lagi yang mengandung enzim pengempuk alami?

Anda bisa menggunakan buah kiwi (hijau), mangga muda, atau buah tin (ara). Kiwi mengandung enzim actinidin yang sangat efektif mengempukkan daging tanpa merusak teksturnya menjadi hancur (tidak sekeras efek enzim bromelin pada nanas). Cukup lumuri daging dengan sedikit hancuran buah kiwi selama 15–20 menit sebelum dimasak.

Bagaimana cara memotong daging kambing yang benar agar tidak alot setelah matang?

Kuncinya ada pada arah serat. Potonglah daging kambing melawan arah serat (memotong serat), bukan mengikuti jalurnya. Memotong melawan serat akan membuat jaringan ikatnya terputus, sehingga saat dikunyah daging terasa jauh lebih empuk dan tidak menyelip di gigi.

Apa itu metode "Velveting" dan apakah bisa diaplikasikan pada daging kambing?

Bisa banget! Velveting adalah teknik khas Chinese Food untuk menjaga daging tetap juicy dan empuk. Caranya, lumuri potongan daging kambing dengan sedikit putih telur, tepung maizena, dan sedikit minyak/kecap. Diamkan 15 menit, lalu rebus sebentar (blanching) atau goreng cepat sebelum ditumis dengan bumbu utama. Teknik ini mengunci kelembapan di dalam daging.

Mengapa baking soda (soda kue) bisa membuat daging kambing empuk? Bagaimana takarannya?

Baking soda bekerja dengan cara menaikkan tingkat pH pada permukaan daging, sehingga mempersulit ikatan protein untuk mengencang saat dipanaskan. Takarannya adalah 1 sendok teh baking soda untuk setiap 500 gram daging. Lumuri secara merata, diamkan selama 15–20 menit, lalu wajib dibilas bersih sebelum dibumbui agar tidak meninggalkan rasa getir.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More