ilustrasi minyak ayam (pixabay.com/Ronny Hvass)
Siapa di antara kamu yang senang bereksperimen dengan membuat minyak ala rumahan untuk digunakan sebagai keperluan memasak? Kalau dibuat dalam jumlah banyak maka tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan penyimpanan memakai proses pembekuan.
Tekstur minyak sendiri tidak terlalu cair, tapi juga tidak terlalu padat. Namun, bisa dibekukan untuk ketahanan yang lebih panjang. Memang beberapa minyak tahan disimpan di suhu ruang. Tetapi, untuk memaksimalkan penyimpanan agar tahan sampai minggu-minggu lamanya maka pembekuan adalah metode yang tepat.
Beberapa minyak yang biasa dibuat secara rumahan adalah minyak cabai, minyak ayam, minyak bawang putih, minyak rempah, dan sejenisnya.
- Untuk menyimpan minyak ala rumahan, kamu juga perlu memastikan bahwa suhunya sudah cukup dingin atau suhu ruang.
- Kemudian, gunakan cetakan es batu untuk menyimpan minyak. Tujuannya adalah setiap lubang dalam cetakan es batu ini memiliki volume yang pas, sehingga ketika digunakan kamu tidak harus mencairkan semua minyak dalam satu waktu.
- Kalau sudah dituang, simpan cetakan ke dalam freezer dan tunggu beku.
- Jika hendak digunakan, maka kamu bisa mengeluarkan beberapa cube minyak lalu pakai untuk menumis, memberi rasa, ataupun dijadikan topping suatu makanan.
Bahan-bahan cair di atas merupakan beberapa contoh bahan masak cair yang bisa kamu bekukan. Dengan begitu, bahan tersebut bisa tahan lama. Tapi, pastikan untuk selalu menulis tanggal penyimpanan supaya bahan-bahan tersebut selalu dalam pemantauan. Meskipun bisa tahan selama berminggu-minggu hingga satu bulan lebih, tapi jangan lupa untuk mengonsumsinya sesegera mungkin supaya kualitasnya tidak terus menurun.