Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Cara Memilih Cumi Berkualitas agar Hasil Masakan Empuk
ilustrasi cumi (magnific.com/topntp26)

Saat kamu ingin menyajikan hidangan berbahan dasar cumi, ada satu poin penting yang harus diperhatikan. Kualitas bahan baku menjadi faktor penentu kelezatan masakan. Oleh karena itu, pastikan cumi yang kamu gunakan benar-benar dalam kondisi terbaik.

Jika kamu keliru dalam memilih cumi, hasil olahannya bisa menjadi tidak maksimal. Tekstur cumi dapat berubah menjadi keras dan alot saat dimasak. Nah, agar masakan tidak alot, berikut tips memilih cumi berkualitas.

1. Pilih cumi dengan daging putih bersih

ilustrasi cumi (magnific.com/topntp26)

Salah satu cara mengenali cumi segar adalah dengan memperhatikan warna dagingnya. Daging cumi yang berkualitas baik memiliki warna putih yang bersih dan cerah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa cumi masih segar dan layak untuk diolah.

Sebaliknya, kamu perlu menghindari cumi dengan warna daging yang kusam atau kekuningan. Perubahan warna tersebut menandakan bahwa kesegaran cumi sudah berkurang. Maka dari itu, pilihlah cumi dengan warna yang masih putih bersih untuk hasil masakan yang optimal.

2. Pilih cumi dengan kulit utuh

ilustrasi cumi (pexels.com/Huỳnh Như Mavi)

Selain warna daging, kondisi kulit juga menjadi penanda kesegaran cumi. Cumi yang masih segar memiliki kulit yang utuh tanpa sobekan. Kulit tersebut juga melekat dengan kuat pada bagian tubuhnya.

Kamu sebaiknya tidak memilih cumi yang kulitnya sudah terkelupas atau mudah terlepas. Kondisi tersebut menandakan bahwa cumi sudah tidak lagi dalam keadaan segar. Oleh karena itu, pastikan kulit cumi masih menempel dengan baik sebelum kamu membelinya.

3. Pilih cumi dengan aroma segar

ilustrasi cumi (magnific.com/topntp26)

Ciri lain dari cumi segar dapat kamu kenali melalui aromanya. Cumi yang berkualitas baik akan mengeluarkan bau segar yang khas seperti aroma laut. Aroma tersebut menjadi tanda bahwa cumi masih dalam kondisi prima.

Kamu perlu waspada jika cumi mengeluarkan bau amis yang tajam dan menyengat. Bau yang tidak sedap tersebut menunjukkan bahwa cumi sudah tidak segar lagi. Sebaiknya hindari cumi dengan ciri aroma seperti itu agar kualitas masakan tetap terjaga.

4. Pilih cumi dengan tekstur kenyal

ilustrasi cumi (pexels.com/Rachel Claire)

Tingkat kekenyalan juga dapat menjadi acuan untuk menilai kesegaran cumi. Cumi yang masih segar memiliki tekstur yang kenyal dan padat. Kondisi ini menandakan bahwa kualitas dagingnya masih terjaga dengan baik.

Kamu dapat memeriksanya dengan cara menekan bagian tubuh cumi secara perlahan. Jika daging terasa kenyal dan tidak lembek, maka cumi tersebut masih layak untuk dipilih. Sebaliknya, tekstur yang lembek menunjukkan bahwa cumi sudah tidak segar lagi.

Memilih cumi yang segar merupakan kunci utama untuk mendapatkan olahan yang empuk dan tidak alot. Kamu bisa menilainya dari warna daging yang putih bersih, kulit yang utuh, aroma laut yang segar, serta tekstur yang kenyal. Dengan memperhatikan ciri-ciri tersebut, hasil masakan cumi yang kamu buat akan menjadi lebih lezat dan nikmat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article