Bukti pembayaran dan tangkapan layar turis Malaysia yang dituding tidak bayar makanan di Pagi Sore PIK (threads.com/ainmyunus)
Dalam unggahannya di Threads pada Sabtu (16/5/2026), Norain menceritakan kronologi dirinya dan rombongan viral. Mereka makan di Pagi Sore PIK tiga hari sebelumnya, yakni Selasa (13/5/2026), sekitar pukul 11.00 WIB.
"Makan berenam & amik dalam 9 lauk. Total semua Rp907.500," tulisnya.
Setelah makan dan menyelesaikan pembayaran, rombongan Norain langsung pergi dari restoran tersebut dan bertolak ke Stasiun Halim untuk naik Whoosh ke Bandung. Semua agenda liburannya berjalan dengan lancar, hingga akhirnya tiga hari kemudian tiba-tiba ia dan rombongannya mendapat kabar yang mengejutkan saat kembali ke Jakarta.
"(Tanggal) 16 Mei masa nak keluar dari hotel, tiba2 driver tanya kat kitorang mana resit makan kat Pagi Sore. Dia kata management Pagi Sore dah viralkan kitorang sebab tak bayar masa makan hari tu. Viral after 3 hari kitorang kat Bandung & dah balik Jakarta semula (16 Mei ketika keluar dari hotel, tiba-tiba driver tanya kepada kami mana nota pembyaran di Pagi Sore. Dia berkata bahwa manajemen Pagi Sore sudah memviralkan kami semua karena tidak bayar saat makan di sana beberapa hari lalu. Viral setelah tiga hari kami di Bandung dan sudah balik ke Jakarta)," tulisnya.
Norain juga menguggah potongan CCTV yang menunjukkan ia dan rombongannya baru tiba di Pagi Sore PIK dan turun dari sebuah mobil van. Menurut penuturan driver travel yang membawa rombongan Norain, pihak manajemen Pagi Sore PIK yang menyebarkan video tersebut ke agen travel tanpa ada verifikasi langsung ke pihak yang bersangkutan.
Selain video, Norain turut menyertakan nota atau bukti pembayarannya. Namun, nota tersebut sempat terselip karena mereka tidak ingat siapa yang membawanya. Sebagai bukti awal, mereka memberikan tangkapan layar bukti pembayaran menggunakan kartu kepada travel agent yang mendampingi mereka untuk dijadikan bukti bahwa mereka benar-benar telah membayar makanan di Pagi Sore PIK.
"Lepas selongkar beg, baru jumpa resit tu. Bayangkan kalau kitorang bayar cash & resit tak jumpa. Memang takde bukti langsung (Setelah membongkar tas, baru ketemu nota tersebut. Bayangkan kalau kita bayar tunai dan nota tidak ketemu. Tak ada buktinya)," jelas Norain.
Setelah menyerahkan semua bukti, agen travel langsung melakukan konfirmasi kepada pihak Pagi Sore PIK agar masalah ini tidak semakin berlarut-larut.
"Thanks to Mas Bima dari Purnama Trans Wisata Bandung yg cuba sedaya upaya clearkan nama kitorang dari terus kena viral sebab tak bayar makan punya pasal (Terima kasih kepada Mas Bima dari Purnama Trans Wisata Bandung yang berusaha keras membersihkan nama kami yang viral karena dituding tidak membayar makanan)," ucap Norain.