Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kulineran Murah di Yogyakarta ala Anak Kost? Ini 3 Pilihan Grab Bintang 5 yang Bisa Dicoba
Warmindo Putra Ciremai (google.com/maps/AA')
  • Ayam Geprek Bu Rum, pelopor ayam geprek di Yogyakarta, menawarkan variasi geprek dan tingkat pedas sesuai selera; memiliki enam cabang serta dapat dipesan lewat GrabFood.
  • Warmindo Putra Ciremai di Bantul buka 24 jam dengan pilihan mie, nasi goreng, magelangan, ramesan, dan menu khas seperti mie dok-dok maupun nasi gila.
  • Rumah Makan Rata-Rata menyediakan masakan rumahan prasmanan dengan lauk dan sayur beragam; puluhan cabangnya menyesuaikan cita rasa menu dengan selera wilayah sekitar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar. Jadi, bukan hal sulit menemukan makanan enak dengan harga murah yang cocok untuk kantong mahasiswa dan anak kost. Tidak harus makan di restoran atau kafe kekinian, ada banyak tempat makan di Yogyakarta yang menyajikan makanan enak dan mengenyangkan dengan harga yang murah.

Bagi kamu yang sedang mencari tempat makan terbaik di Yogyakarta dengan harga yang ramah di kantong, ada beberapa tempat makan yang bisa kamu jadikan pilihan. Tidak harus datang langsung, apalagi kalau kamu lagi mager. Kamu bisa pesan lewat GrabFood, lalu tinggal tunggu makanan diantar sampai ke tempatmu.

Ada Ayam Geprek Bu Rum untuk pencinta ayam geprek, Warmindo Putra Ciremai dengan banyak pilihan menu olahan mie, serta Rumah Makan Rata-Rata yang menawarkan aneka masakan rumahan. Ketiganya juga masuk rekomendasi Grab Bintang 5, lho! Jadi, kamu bisa lebih tenang saat memilih tempat makan tanpa takut makanannya zonk.

Berikut ini tiga rekomendasi kuliner murah di Yogyakarta yang jadi favorit mahasiswa dan anak kost berdasarkan pilihan Grab Bintang 5.

Ringkasan rekomendasi kuliner murah di Yogyakarta

Tempat makan

Menu andalan

Cocok untuk

Area

Harga

Ayam Geprek Bu Rum

Ayam geprek original

Makan siang dan makan malam

Jl. Wulung Lor, Papringan, Caturtunggal (Cabang pertama)

Mulai dari Rp1000

Warmindo Putra Ciremai

SiLor, mie dok-dok, nasi gila

Sarapan, makan siang, makan malam

Jl. Gatak No.99, Brajan, Tamantirto (Cabang pertama)

Mulai dari Rp1000

Rumah Makan Rata-Rata

Nasi rames ayam

Sarapan, makan siang, makan malam

Jl. Kaliurang Jl. Candi 3 No.12, Candi, Sardonoharjo

Mulai dari Rp1000

*Harga, jam operasional, status merchant, dan ketersediaan menu dapat berubah. Cek informasi terbaru di aplikasi Grab sebelum berkunjung atau pesan makanan maupun minuman.

1. Ayam Geprek Bu Rum, pelopor ayam geprek yang masih jadi favorit mahasiswa

Ayam Geprek Bu Rum (google.com/maps/Ake Widyastomo)

Nama Ayam Geprek Bu Rum rasanya memang sudah tidak asing bagi pencinta kuliner Yogyakarta. Berdasarkan tulisan yang diunggah Wibowo, F. R. (2022), dijelaskan bahwa awal mula menu ayam geprek ini berasal dari seorang mahasiswa yang meminta dibuatkan sambal untuk ditumbuk dengan ayam goreng tepung hingga ayamnya hancur. Dari permintaan sederhana tersebut, Ayam Geprek Bu Rum kemudian berkembang dan semakin dikenal sebagai salah satu pelopor ayam geprek di Yogyakarta.

Dulu, ayam geprek original dengan sambal bawang yang menjadi menu andalan di tempat makan ini. Namun, saat ini pilihan menunya sudah lebih beragam, mulai dari ayam geprek cabai hijau, ayam geprek balado, ayam geprek rendang, hingga ayam geprek keju. Ada pula berbagai lauk tambahan, seperti telur, tahu, tempe, dan terong goreng yang bisa kamu request untuk ikut digeprek bersama ayam goreng.

Kalau tidak mau ribet memilih menu satu per satu, kamu bisa pesan paket komplit yang sudah berisi nasi, ayam geprek, tempe atau tahu, serta es teh atau teh panas. Tidak perlu khawatir kepedesan, karena jumlah cabainya bisa kamu request sesuai selera. Jadi, tingkat pedasnya bisa disesuaikan, baik untuk yang suka pedas maupun yang tidak terlalu kuat makan pedas.

Sebagai pelopor ayam geprek di Indonesia, Ayam Geprek Bu Rum kini sudah memiliki enam cabang di Yogyakarta. Kamu tinggal pilih cabang yang paling dekat dari lokasimu. Kalau lagi mager keluar, menu-menunya juga bisa kamu pesan lewat GrabFood. Jangan lupa cek promo atau kode promo jika tersedia sebelum order agar harganya bisa lebih hemat.

Ayam geprek yang kini mudah ditemui di berbagai daerah di Indonesia ternyata punya cerita panjang yang berawal dari lingkungan mahasiswa di Yogyakarta. Ayam Geprek Bu Rum menjadi salah satu contoh bagaimana permintaan sederhana dari pelanggan bisa berkembang menjadi hidangan yang kemudian dikenal luas. Jadi, bagi kamu yang ingin mencicipi salah satu ikon kuliner Yogyakarta tanpa bikin budget jebol, Ayam Geprek Bu Rum yang sudah melegenda ini bisa masuk dalam daftar kuliner yang wajib dicoba.

Informasi praktis:

Lokasi: Ayam Geprek Bu Rum 1, Jl. Wulung Lor, Papringan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kab. Sleman, D.I. Yogyakarta (memiliki lima cabang lain di Yogyakarta).

Jam operasional: Setiap hari, pukul 08.00–20.00 WIB (jam operasional bisa berbeda di setiap cabang).

Harga: Pilihan lauk mulai dari Rp1.000 (harga pemesanan secara online bisa berbeda).

2. Warmindo Putra Ciremai, tempat makan 24 jam yang jadi andalan saat lapar tengah malam

Warmindo Putra Ciremai (google.com/maps/AA')

Membahas kuliner murah di Yogyakarta rasanya kurang lengkap tanpa menyebut Warmindo, atau yang lebih sering disebut “burjo” oleh banyak orang di Yogyakarta. Tempat makan seperti ini mudah ditemukan di berbagai sudut kota dan hampir selalu ramai, terutama oleh mahasiswa. Beberapa Warmindo bahkan buka 24 jam, sehingga sering jadi pilihan untuk makan atau nongkrong hingga larut malam, bahkan sampai subuh.

Hubungan antara Warmindo dan Yogyakarta memang sangat erat dan memiliki akar sejarah yang unik. Berdasarkan artikel yang ditulis oleh Pertana, P. R. (2026), dijelaskan bahwa terdapat hampir 800 Warmindo yang tersebar di Yogyakarta, dengan banyak pedagangnya berasal dari Kuningan, Jawa Barat. Keberadaan Warmindo di Yogyakarta berawal dari para perantau asal Kuningan, Jawa Barat yang sejak tahun 1980–1990-an berjualan bubur kacang hijau atau “burjo” secara berkeliling. Seiring waktu, minat masyarakat terhadap burjo mulai berubah. Usaha tersebut kemudian bertransformasi menjadi tempat makan seperti Warmindo yang dikenal sekarang. Menu yang ditawarkan pun semakin beragam, tidak hanya burjo, tetapi juga aneka olahan mie sebagai menu utama, berbagai pilihan minuman, hingga nasi rames.

Salah satu Warmindo yang bisa kamu coba adalah Warmindo Putra Ciremai atau WPC di kawasan Gatak, Kasihan, Bantul. Beragam menu bisa kamu temukan di Warmindo Putra Ciremai, mulai dari olahan mi seperti mie nyemek dan mie dok-dok, omelet, nasi goreng, hingga magelangan, yaitu nasi goreng yang dicampur dengan mie yang dimasak bareng hingga menyatu. Selain itu, tersedia juga aneka nasi telur (SiLor) serta ramesan dengan beragam pilihan lauk yang bisa kamu pilih sesuai selera. Pilihan gorengan juga tersedia untuk camilan, ditambah berbagai minuman kemasan yang pilihannya cukup banyak sampai bikin bingung mau pilih yang mana.

Kalau masih bingung memilih dari sekian banyak menu yang tersedia, kamu bisa mencoba menu khas WPC, seperti mie dok-dok atau nasi gila. Semua menu tersebut juga bisa dipesan secara online lewat GrabFood. Jadi, kamu bisa santai memilih menu dari ponselmu tanpa perlu terburu-buru menentukan pilihan. Jangan lupa cek promo atau kode promo jika tersedia sebelum memesan agar pesananmu jadi lebih hemat.

Warmindo tidak hanya identik dengan mie instan dan harga menunya yang murah. Bagi mahasiswa di Yogyakarta, tempat makan ini sudah menjadi bagian dari keseharian. Selain untuk makan, Warmindo juga sering jadi tempat nongkrong, mengerjakan tugas, atau sekadar jadi pelarian saat perut tiba-tiba keroncongan di tengah malam atau dini hari.

Jadi, bagi kamu yang penasaran dengan menu-menu warmindo yang sering jadi pilihan anak kost, Warmindo Putra Ciremai bisa masuk dalam daftar kuliner 24 jam di Yogyakarta yang wajib kamu coba. Mau sarapan, makan siang, makan malam, atau tiba-tiba lapar saat dini hari, tempat makan ini bisa jadi salah satu pilihan yang praktis dan ramah di kantong.

Informasi praktis:

Lokasi: Warmindo Putra Ciremai 1, Jl. Gatak No.99, Brajan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Kab. Bantul, D.I. Yogyakarta (memiliki beberapa cabang lain di Yogyakarta).

Jam operasional: Setiap hari, 24 jam (jam operasional bisa berubah sewaktu-waktu).

Harga: Pilihan lauk mulai dari Rp1.000 (harga pemesanan secara online bisa berbeda).

3. Rumah Makan Rata-Rata, pilihan masakan rumahan murah favorit anak kost

Rumah Makan Rata-Rata (google.com/maps/Eko Susanto)

Rumah Makan Rata-Rata termasuk salah satu rumah makan legendaris di Yogyakarta karena sudah berdiri sejak sekitar 1980-an. Kini, Rumah Makan Rata-Rata telah memiliki puluhan cabang yang tersebar di berbagai wilayah D. I. Yogyakarta. Meski bisnis rumah makan di Yogyakarta terus berkembang, tempat ini tetap mempertahankan harga yang ramah di kantong. Sejak awal, Rumah Makan Rata-Rata memang menyasar keluarga dan masyarakat dengan budget terbatas, sehingga tidak heran jika tempat ini juga banyak menjadi pilihan bagi mahasiswa dan anak kost.

Rumah Makan Rata-Rata menawarkan konsep prasmanan dengan berbagai pilihan sayur dan lauk rumahan. Sistemnya cukup sederhana, kamu bisa mengambil sendiri nasi, sayur, dan lauk yang diinginkan sebelum membayarnya di kasir. Konsep seperti ini membuat kamu lebih leluasa menentukan menu makanmu sesuai dengan budgetmu. Karena pilihan lauk dan sayurnya sangat beragam, kamu juga bisa berganti menu setiap kali makan di sini tanpa merasa bosan.

Menariknya, cita rasa masakan di Rumah Makan Rata-Rata bisa berbeda-beda di setiap cabang. Berdasarkan artikel yang ditulis Thohari, H. (2014), Angkasa selaku pemilik Rumah Makan Rata-Rata menjelaskan bahwa menu di setiap cabang disesuaikan dengan karakter dan selera masyarakat sekitar. Di cabang Bintaran, misalnya, cenderung menyajikan masakan bercita rasa Kalimantan karena kawasan tersebut memiliki asrama mahasiswa asal Kalimantan. Sementara itu, masakan di cabang Babarsari dibuat lebih pedas untuk menyesuaikan selera para pendatang dari luar Jawa. Berbeda lagi dengan cabang di wilayah Bantul yang cenderung menghadirkan masakan bercita rasa lebih manis, mengikuti selera masyarakat setempat.

Keberadaan Rumah Makan Rata-Rata juga memperlihatkan bagaimana kuliner di Yogyakarta bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat yang beragam. Pilihan rasa yang disesuaikan berdasarkan lokasi menunjukkan bahwa rumah makan ini tidak hanya menjual masakan rumahan, tetapi juga mencoba mengikuti kebiasaan makan para pelanggan di masing-masing kawasan.

Rumah Makan Rata-Rata dikenal menawarkan pilihan makanan yang ramah di kantong. Pilihan lauk dan sayurnya pun sangat beragam. Ada aneka sayur berkuah bening, kuah santan, hingga tumisan. Untuk lauk, tersedia berbagai olahan ayam, ikan, daging, seafood, telur, tahu, tempe, mie, hingga aneka gorengan. Bagi kamu yang suka pedas, tersedia beberapa pilihan sambal, seperti sambal terasi, sambal ijo, dan sambal kecap.

Kalau masih bingung memilih, kamu bisa memesan menu paket ramesan yang sudah berisi nasi, lauk, sayur, dan sambal. Bagi kamu yang tidak mau ribet, makanan di Rumah Makan Rata-Rata juga bisa dipesan secara online lewat GrabFood. Jadi, kamu tidak perlu repot mengantre atau berdesakan saat jam makan. Jangan lupa cek promo atau kode promo jika tersedia sebelum memesan agar pesananmu jadi lebih hemat.

Konsep masakan rumahan yang ditawarkan Rumah Makan Rata-Rata membuat tempat ini cocok untuk berbagai occasion. Kamu bisa mampir untuk sarapan sebelum berangkat kerja atau kuliah, makan siang saat jam istirahat atau setelah kelas, atau bahkan membeli lauk untuk dibungkus dan dibawa pulang sebagai menu makan malam di rumah atau kost.

Rumah Makan Rata-Rata menawarkan sesuatu yang dekat dengan keseharian anak kost, yaitu makanan rumahan, pilihan lauk yang banyak, sistem prasmanan, dan harga yang bisa disesuaikan dengan isi dompet. Hal tersebut membuat Rumah Makan Rata-Rata banyak didatangi, terutama oleh mahasiswa dan anak kost yang menjadikannya sebagai tempat makan langganan. Jadi, bagi kamu yang sedang mencari tempat makan terbaik di Yogyakarta untuk makan harian hemat, Rumah Makan Rata-Rata bisa dimasukkan ke daftar.

Informasi praktis:

Lokasi: Rumah Makan Rata-Rata Sardonoharjo, Jl. Kaliurang Jl. Candi 3 No.12, Candi, Sardonoharjo, Kec. Ngaglik, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta (memiliki puluhan cabang lain di Yogyakarta).

Jam operasional: Setiap hari, pukul 05.30–17.30 WIB (jam operasional bisa berubah sewaktu-waktu).

Harga: Pilihan lauk mulai dari Rp1.000 (harga pemesanan secara online bisa berbeda).

Yogyakarta punya banyak tempat makan sederhana yang sudah lekat dengan keseharian warga dan mahasiswa. Tiga tempat di atas bisa jadi pilihan untuk kamu yang ingin berburu kuliner populer di Yogyakarta, tanpa perlu menyiapkan budget besar. Pilihannya sangat beragam, porsinya mengenyangkan, dan harganya tetap ramah di kantong.

Mana tempat makan yang cocok untuk kamu cicipi?

Tiga tempat di atas punya ciri khas masing-masing. Ayam Geprek Bu Rum cocok untuk kamu yang ingin mencicipi ayam geprek yang benar-benar digeprek sampai hancur bersama sambal. Warmindo Putra Ciremai pas untuk kamu yang mencari makanan murah dengan banyak pilihan menu, terutama saat lapar di malam hari. Sementara itu, Rumah Makan Rata-Rata bisa jadi pilihan untuk kamu yang ingin menikmati masakan rumahan dengan banyak pilihan lauk dan sayur dalam sekali makan.

Ketiganya juga memperlihatkan wajah kuliner Yogyakarta dari sisi berbeda. Ada ayam geprek yang lahir dari interaksi penjual dan mahasiswa, budaya warmindo yang berkembang berkat perantau dan kehidupan mahasiswa, serta Rumah Makan Rata-Rata yang menyesuaikan cita rasa masakannya dengan karakter dan selera masyarakat sekitar. Itulah sebabnya tempat makan terbaik di Yogyakarta tidak selalu harus berisi restoran besar atau tempat yang sedang viral.

FAQ seputar kuliner murah di Yogyakarta

Apa kuliner murah favorit anak kost di Yogyakarta?
Ayam geprek, aneka olahan mie, hingga masakan rumahan masih menjadi pilihan favorit karena menunya mengenyangkan, harganya ramah di kantong, dan bisa dinikmati kapan saja. Ayam Geprek Bu Rum, Warmindo Putra Ciremai, dan Rumah Makan Rata-Rata menjadi tiga contoh tempat makan yang bisa masuk dalam daftar kulinermu.

Apakah ketiga tempat makan di atas termasuk Grab Bintang 5?
Ketiga tempat makan di atas memiliki badge Grab Bintang 5 di GrabFood. Berdasarkan penjelasan Grab, badge Grab Bintang 5 diberikan melalui proses kurasi yang mempertimbangkan rating serta konsistensi merchant dalam menjaga kualitas di aplikasi Grab.

Bagaimana mencari tempat makan terbaik di Yogyakarta lewat GrabFood?
Selain melihat menu dan harga, kamu juga bisa memperhatikan rating, ulasan pelanggan, lokasi, serta badge Grab Bintang 5 yang tersedia di GrabFood. Bagi kamu yang sedang kulineran di Yogyakarta, daftar tempat makan yang ada di GrabFood juga bisa dipakai sebagai panduan mencari makanan sehari-hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article