Isian ayam juga bisa dibuat agak berbumbu supaya rasanya tetap terasa meski dimakan tanpa tambahan lauk. Ukurannya dapat dibuat seragam agar satu resep menghasilkan sekitar 20 buah arem-arem. Yuk, siapkan bahan-bahannya dan coba bikin arem-arem ayam sendiri di rumah!
Resep Arem-arem Ayam 20 Buah, Bekal Praktis untuk Keluarga

Arem-arem punya bentuk yang sederhana, tetapi isinya cukup mengenyangkan. Nasi yang dibungkus daun pisang terasa lebih gurih setelah dimasak bersama isian ayam berbumbu, sehingga satu buah saja sudah enak dijadikan bekal. Apalagi kalau dibuat dalam jumlah banyak, arem-arem bisa disiapkan untuk sarapan atau dibawa saat bepergian bersama keluarga.
Bahan Arem-arem Ayam 20 Buah

ilustrasi bahan arem-arem (vecteezy.com/ast007392369) Bahan nasi:
1 kg beras
1,5 liter santan encer
3 lembar daun salam
2 batang serai, memarkan
2 sdt garam
1 sdt gula pasir
Bahan isian ayam:
500 gram daging ayam, rebus lalu suwir
8 butir bawang merah
5 siung bawang putih
5 buah cabai merah keriting
3 buah cabai rawit merah, opsional
3 butir kemiri, sangrai
2 cm kunyit
2 cm lengkuas, memarkan
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1 batang serai, memarkan
150 ml santan
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
½ sdt merica bubuk
2 sdm minyak goreng
Bahan pembungkus:
20 lembar daun pisang
Lidi atau tusuk gigi secukupnya
Cara Membuat Arem-arem Ayam 20 Buah

ilustrasi membuat arem-arem (vecteezy.com/claudiodi) Cuci beras sampai bersih, lalu tiriskan.
Masukkan beras ke dalam panci bersama santan encer, daun salam, serai, garam, dan gula pasir.
Masak sambil sesekali diaduk sampai santan terserap dan beras menjadi nasi yang pulen. Matikan api dan sisihkan.
Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai merah, cabai rawit, kemiri, dan kunyit.
Panaskan minyak, lalu tumis bumbu halus bersama lengkuas, daun salam, daun jeruk, dan serai sampai harum.
Masukkan ayam suwir, kemudian aduk sampai bumbu tercampur rata.
Tuangkan santan, lalu tambahkan garam, gula, dan merica. Masak sampai santan menyusut dan isian ayam terasa cukup kering.
Panaskan daun pisang sebentar di atas api kecil atau lap dengan kain lembap agar lebih lentur dan tidak mudah sobek.
Ambil sekitar 2 sendok makan nasi, letakkan di atas daun pisang, lalu pipihkan.
Tambahkan sekitar 1 sendok makan isian ayam di bagian tengah.
Tutup isian dengan nasi, kemudian rapikan hingga membentuk gulungan.
Bungkus arem-arem menggunakan daun pisang dan sematkan kedua ujungnya dengan lidi atau tusuk gigi.
Ulangi sampai seluruh nasi dan isian habis.
Kukus arem-arem selama sekitar 30–40 menit sampai daun pisang berubah warna dan bagian dalamnya benar-benar matang.
Angkat, lalu biarkan beberapa saat sebelum disajikan agar bentuknya lebih kokoh.
Tips Membuat Arem-arem Ayam 20 Buah

ilustrasi arem-arem ayam (vecteezy.com/ikarahma) Beras dengan tekstur pulen akan membuat nasi lebih mudah dipadatkan dan tidak gampang pecah ketika dibungkus. Hindari beras yang hasil akhirnya terlalu pera karena arem-arem bisa lebih mudah berantakan saat dimakan.
Pilih ayam bagian paha kalau suka isian yang lebih juicy. Daging dada tetap bisa digunakan, tetapi teksturnya cenderung lebih padat. Campuran keduanya juga bisa dipakai kalau ingin menyesuaikan stok ayam di rumah.
Nasi arem-arem cenderung gurih dan tidak terlalu berbumbu, jadi isian yang terlalu hambar akan membuat rasa keseluruhan kurang terasa. Rasa pedas juga bisa disesuaikan kalau arem-arem akan dimakan bersama anak-anak.
Jangan membuat ukuran arem-arem terlalu besar. Ukuran yang seragam membuat 20 buah lebih mudah dibagi dan tampilannya juga lebih rapi saat disusun sebagai bekal. Isian yang terlalu banyak juga bisa membuat gulungan sulit tertutup.
Tambahkan wortel atau kentang kalau ingin isian lebih berwarna. Keduanya bisa dipotong dadu kecil dan dimasak bersama ayam. Namun, jangan terlalu banyak menambahkan sayuran berair karena isian yang terlalu basah bisa membuat nasi cepat lembek.
Arem-arem ayam bisa disiapkan sejak pagi dan dibawa sebagai bekal. Daun pisangnya juga membuat makanan ini praktis disantap karena gak membutuhkan piring atau sendok. Kalau dibuat untuk keluarga, kamu lebih suka isian ayam yang gurih berbumbu atau agak pedas?
























