Seperti halnya semua daerah di Indonesia, Cirebon memiliki beragam makanan khas yang kerap jadi buruan banyak orang. Salah satunya empal gentong. Sajian yang sudah ada sejak abad ke-15 ini terbuat dari empal atau daging sapi dengan kuah santan berwarna kuning, lalu dimasak menggunakan gentong dari tanah liat.
Ternyata, isian empal gentong tidak melulu empal, lho. Bagi pencinta jeroan sapi, kamu bisa menggunakan bahan-bahan lain, seperti babat, hati, paru, dan sebagainya. Cara membuatnya pun cenderung mudah. Berikut resep empal gentong jeroan sebagai menu makan siang yang menggugah selera dan menggoyang lidah.
| Prep Time | 15 Minutes |
| Cook Time | 90 Minutes |
| Portion | 5-8 Portion |
Bahan Empal Gentong Jeroan
- 250 gram paru sapi
- 250 gram babat sapi
- 250 gram hati sapi
- 300 gram tulang sapi (untuk kaldu)
- 2 bungkus (total 130 ml) santan instan
- 1 ikat kecil daun daun kucai, iris keci
- 2 sendok teh gula merah
- air secukupnya
- garam secukupnya
- kaldu bubuk secukupnya
- minyak goreng secukupnya
- Bahan bumbu halus:
- 10 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 1 sendok makan ketumbar
- 1 sendok teh merica butiran
- 2 sendok teh kunyit bubuk
- 1/2 buah pala
- 5 butir kemiri sangrai
- Bahan bumbu cemplung:
- 3 cm jahe, geprek
- 3 cm lengkuas, geprek
- 5 cm kayu manis
- 1 batang serai, digeprek
- 4 biji kapulaga
- 5 biji cengkih
- 5 lembar daun salam
- 3 lembar daun jeruk
- Bahan pelengkap:
- bawang merah goreng secukupnya
- jeruk nipis secukupnya
- sambal secukupnya
- seledri segar secukupnya, cincang halus
Cara Membuat
| 1. Bersihkan jeroan dan tulang sapi. | Bersihkan paru, babat, hati, dan tulang sapi dengan air mengalir sampai bersih. Tiriskan. |
| 2. Masukkan jeroan dan tulang sapi ke dalam panci. | Siapkan tiga buah panci (boleh bergantian jika hanya punya satu). Masukkan paru dan hati sapi dalam satu panci, babat di panci lain, dan tulang sapi di panci satunya lagi. Isi masing-masing dengan air secukupnya. |
| 3. Rebus paru dan hati sapi. | Rebus paru dan hati sapi dengan api sedang cenderung kecil sampai teksturnya matang dan empuk. Angkat dan biarkan dingin. |
| 4. Rebus tulang sapi. | Rebus tulang sapi sampai mendidih, kemudian buang airnya. Rebus kembali dengan air baru sekitar 1,5-2 liter sampai mendidih. Matikan api dan biarkan tulangnya tetap berada di dalam panci. |
| 5. Rebus babat sapi. | Rebus babat dengan metode 5-30-7, yakni direbus selama 5 menit, lalu matikan api dan diamkan selama 30 menit di dalam keadaan panci tertutup rapat. Rebus kembali daging dan tulang selama 7 menit. Jika sudah, angkat dan biarkan dingin. |
| 6. Potong jeroan. | Jika semua jeroan sudah dingin, potong dadu kecil atau sesuai selera. Sisihkan. |
| 7. Tumis bumbu halus. | Panaskan minyak goreng. Tumis bumbu halus sampai harum dan matang. Masukkan semua bumbu cemplung dan aduk merata sampai daun-daunnya layu. |
| 8. Masak jeroan bersama bumbu. | Masukkan jeroan yang telah dipotong ke dalam bumbu. Aduk sampai bumbu merata. |
| 9. Tambahkan kuah. | Tuang air rebusan tulang beserta tulangnya. Aduk merata dan masak hingga mendidih. Tambahkan santan instan, daun kucai, gula merah, garam, dan kaldu bubuk. Aduk merata dan masak sebentar, kemudian koreksi rasanya. |
| 10. Pindahkan ke mangkuk saji. | Matikan api dan biarkan sejenak hingga uap panasnya hilang. Selanjutnya, pindahkan empal gentong ke mangkuk saji. |
| 11. Penyajian. | Empal gentong tanpa santan siap disajikan bersama bahan pelengkap. |
