ilustrasi es teh tarik jahe susu (unsplash.com/Alexey Demidov)
Gunakan teh hitam dengan karakter rasa kuat agar aroma susu dan jahe tidak mendominasi seluruh minuman. Sebab, teh yang terlalu ringan membuat rasa akhir terasa hambar setelah diberi es batu.
Pilih jahe tua dibandingkan dengan jahe muda karena sensasi hangatnya lebih terasa dan aromanya lebih tajam, terutama saat dipadukan dengan minuman berbasis susu.
Jangan merebus jahe terlalu lama hingga air menyusut banyak karena rasa pedas jahenya bisa berubah pahit dan membuat aftertaste minuman kurang nyaman di tenggorokan.
Susu evaporasi sebaiknya ditambahkan setelah teh tidak terlalu panas agar teksturnya tetap lembut dan tidak meninggalkan aroma susu yang terlalu tajam.
Hindari memakai terlalu banyak susu kental manis karena rasa minuman bisa cepat enek setelah makan daging berlemak, jadi lebih baik seimbangkan manisnya dengan gula pasir biasa.
Gunakan es batu yang masih padat dan tidak mudah mencair agar rasa teh tetap pekat sampai tegukan terakhir dan tidak berubah terlalu encer setelah beberapa menit.
Teknik tarik sebaiknya dilakukan dari jarak yang cukup tinggi agar busa minuman muncul lebih banyak, tetapi jangan terlalu rendah karena hasil teh tarik biasanya kurang creamy di bagian atas.
Es teh tarik jahe susu cocok dijadikan minuman segar kala senggang. Kombinasi teh, susu, dan jahe membuat minuman ini terasa segar sekaligus nyaman di perut. Kalau bosan dengan es teh biasa, resep satu ini bisa jadi variasi yang menarik untuk menemani suasana kumpul keluarga di rumah.