- 500 gram cream cheese, suhu ruang
- 120 gram gula pasir
- 3 butir telur
- 200 ml whipping cream
- 30 ml espresso
- 15 gram tepung maizena
- 1 sdt ekstrak vanila
- 1/4 sdt garam
Resep Espresso Basque Burnt Cheesecake yang Creamy dan Lembut Teksturnya

Kalau kamu suka cheesecake yang teksturnya lembut dan creamy, tapi juga gak bisa jauh-jauh dari aroma kopi, perpaduan keduanya wajib dicoba. Espresso basque burnt cheesecake punya bagian atas yang kecokelatan dengan rasa panggang khas, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan lumer saat disantap. Rasanya gurih dari cream cheese berpadu dengan espresso yang aromanya kuat, sehingga setiap potongannya terasa makin nikmat.
Menariknya, kamu gak perlu jago bikin kue untuk menikmati cheesecake ala kafe ini di rumah, lho. Bahannya cukup sederhana dan cara membuatnya pun gak ribet, tinggal pastikan takaran serta suhu ovennya pas. Nah, kalau sudah penasaran ingin coba bikin sendiri, yuk simak resep espresso basque burnt cheesecake yang creamy dan lembut berikut ini!
Bahan Espresso Basque Burnt Cheesecake

ilustrasi espresso (magnific.com/KamranAydinov) Cara Membuat Espresso Basque Burnt Cheesecake

ilustrasi membuat adonan cheesecake (freepik.com/pressfoto) - Pertama, panaskan oven pada suhu 220 derajat Celsius supaya suhunya sudah stabil saat adonan siap dipanggang.
- Sambil menunggu, lapisi loyang bulat berdiameter sekitar 18 cm dengan baking paper dan biarkan bagian kertas sedikit menjulang di sisi loyang.
- Masukkan cream cheese dan gula pasir ke dalam wadah, lalu aduk menggunakan whisk sampai teksturnya lembut dan gula tercampur rata.
- Gak perlu mengocok terlalu lama, cukup sampai adonan halus dan gak ada bagian cream cheese yang masih menggumpal.
- Tambahkan telur satu per satu sambil terus diaduk perlahan sampai benar-benar menyatu dengan adonan.
- Cara ini membantu menghasilkan adonan yang lebih halus dan gak mudah pecah, jadi jangan langsung memasukkan semua telur sekaligus, ya.
- Setelah adonan terasa halus, tuangkan espresso yang sudah dingin atau bersuhu ruang, lalu masukkan whipping cream dan ekstrak vanila.
- Aduk perlahan sampai semuanya menyatu dan aroma kopinya mulai terasa, tanpa perlu mengocok adonan terlalu lama.
- Ayak tepung maizena bersama garam agar tidak ada gumpalan yang masuk ke dalam adonan.
- Masukkan sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan sampai adonan benar-benar halus dan tercampur rata.
- Tuang adonan cheesecake ke dalam loyang yang sudah disiapkan, kemudian ratakan permukaannya dengan spatula.
- Hentakkan loyang secara perlahan beberapa kali untuk membantu mengeluarkan gelembung udara besar sebelum masuk ke oven.
- Masukkan loyang ke dalam oven dan panggang selama sekitar 25–35 menit, atau sampai permukaannya berubah menjadi cokelat tua sementara bagian tengahnya masih sedikit bergoyang.
- Setelah matang, keluarkan cheesecake dari oven dan biarkan dingin terlebih dahulu pada suhu ruang.
- Setelah suhunya turun, simpan di dalam kulkas selama beberapa jam supaya bagian tengahnya lebih set dan teksturnya terasa creamy saat disantap.
Tips Membuat Espresso Basque Burnt Cheesecake

ilustrasi burnt basque cheesecake (commons.wikimedia.org/Missvain) - Cream cheese yang sudah berada di suhu ruang akan lebih mudah diaduk sampai lembut dan gak menggumpal. Tekstur adonan yang halus sejak awal juga membantu menghasilkan cheesecake yang creamy setelah matang.
- Aduk bahan secukupnya sampai semuanya tercampur rata tanpa memasukkan terlalu banyak udara. Adonan yang terlalu banyak udara bisa membuat cheesecake mengembang berlebihan lalu turun setelah keluar dari oven.
- Pastikan espresso sudah dingin atau setidaknya bersuhu ruang sebelum dicampurkan ke adonan. Espresso yang masih panas bisa memengaruhi tekstur cream cheese dan membuat adonan kurang stabil.
- Gunakan baking paper yang cukup tinggi hingga sedikit melewati sisi loyang karena adonan akan mengembang saat dipanggang. Selain memudahkan cheesecake dikeluarkan, cara ini juga membantu menjaga bentuknya tetap rapi.
- Bagian atas basque cheesecake memang seharusnya berwarna cokelat tua dengan sedikit bagian yang tampak lebih gelap. Jadi, jangan langsung panik kalau permukaannya terlihat seperti hampir gosong, karena justru bagian inilah yang memberikan aroma dan rasa khasnya, lho.
- Cheesecake sebaiknya dikeluarkan ketika bagian tengahnya masih sedikit bergoyang saat loyang digerakkan. Bagian tersebut akan semakin set setelah dingin sehingga teksturnya tetap lembut dan creamy.
- Setelah keluar dari oven, biarkan cheesecake turun suhunya terlebih dahulu sebelum disimpan di dalam kulkas. Pendinginan bertahap membantu teksturnya lebih stabil dan membuat bagian tengahnya set dengan baik.
Espresso basque burnt cheesecake punya perpaduan rasa gurih, creamy, dan aroma kopi yang bikin setiap potongannya terasa spesial. Bagian atasnya yang caramelized berpadu dengan bagian tengah yang lembut dan lumer, cocok banget untuk teman ngopi di rumah. Nah, kalau sedang ingin mencoba dessert dengan sentuhan kopi, resep ini bisa jadi pilihan yang wajib masuk daftar baking-mu!
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)












![[QUIZ] Pilih Teh Artisan Favoritmu, Kami Tahu Menu yang Kamu Banget!](https://image.idntimes.com/post/20250210/chagee-cb62390113d0044635cc8bd309d41f35.jpg)
![[QUIZ] Pilih Daging Ayam atau Sapi, Menu Diet Ini Cocok untuk Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250604/pexels-cristian-rojas-8477074-1-4249e1c2859cba0fbcd2d819d9714ad8-9329d6ada400c787aeaa583aff813d4b.jpg)
![[QUIZ] Pilih Ayam atau Bebek, Sajian Khas Indonesia Ini Wajib Kamu Cicipi!](https://image.idntimes.com/post/20250417/cover-33-622b3de0e53283aaec1bc2beb5f0e72d.png)
![[QUIZ] Yakin Kamu Bisa Bedain Wasabi, Krim Pisctachio, dan Kacang Hijau Ini?](https://image.idntimes.com/post/20260406/david-todd-mccarty-jz0i08sobqe-unsplash_70b9ad25-1ffa-4c9e-a21a-0ba17343b284.jpg)




