Kebudayaan Jawa mempunyai berbagai adat istiadat dan tradisi yang mempunyai makna mendalam di segala aspek kehidupannya, termasuk tradisi pernikahan adat Jawa. Tak hanya prosesnya yang sakral dan penuh makna, setiap sajian yang dihidangkan pun mengandung makna dan doa yang baik untuk mempelai pengantin.
Contohnya seperti wajik gula merah dan tetek yang mengandung simbol doa agar pasangan pengantin yang baru menikah selalu bersatu. Sementara, lemper bermakna mengingatkan pengantin agar selalu rendah hati dan tidak sombong.
Selain makna dan filosofi yang terkandung dalam jajanan tradisional di pernikahan adat Jawa, ada beberapa resep yang bisa kamu coba di rumah. Selamat memasak!
