- 250 gram tepung beras
- 50 gram tepung ketan
- 200 ml air
- ½ sendok teh garam
- 2 lembar daun pandan
- 100 gram nangka matang, buang bijinya dan potong kecil
- 120 gram gula aren, sisir halus
- 100 gram kelapa parut
- ¼ sendok teh garam untuk kelapa
- 1 lembar daun pandan untuk kelapa
Resep Kue Putu Nangka Gula Aren, Lembut dan Harum untuk Camilan

Kamu suka jajanan tradisional dengan aroma pandan dan rasa manis gula aren? Kue putu nangka gula aren bisa menjadi pilihan camilan yang cocok untuk dinikmati bersama keluarga. Perpaduan tepung beras yang lembut, potongan nangka, dan gula aren di bagian tengahnya membuat jajanan ini punya cita rasa yang khas.
Berbeda dari kue putu biasa, tambahan nangka memberikan aroma buah yang lebih kuat dan rasa manis alami. Teksturnya yang sedikit berbutir dengan isian gula aren yang lumer juga membuat kue ini menarik untuk dicoba di rumah. Kalau kamu ingin membuatnya sendiri, simak resep kue putu nangka gula aren berikut ini.
Bahan Kue Putu Nangka Gula Aren

ilustrasi tepung beras (pixabay.com/hewq) Cara Membuat Kue Putu Nangka Gula Aren

ilustrasi membuat adonan (pexels.com/Eva Bronzini) - Kelapa parut dicampurkan dengan garam dan daun pandan, lalu dikukus selama 10 menit agar lebih awet dan tidak mudah basi. Setelah matang, kelapa disisihkan untuk taburan kue putu.
- Air sebanyak 200 ml direbus bersama daun pandan dan garam hingga mendidih, kemudian didinginkan sampai hangat. Air pandan tersebut digunakan untuk memberikan aroma sekaligus rasa gurih pada adonan.
- Kedua jenis tepung diaduk hingga tercampur rata, kemudian air pandan hangat dituangkan sedikit demi sedikit. Adonan diaduk menggunakan tangan sampai teksturnya berbutir dan lembap, tetapi tidak menggumpal seperti adonan kue pada umumnya.
- Adonan tepung yang sudah tercampur disaring menggunakan ayakan kasar untuk memisahkan gumpalan besar. Potongan nangka kemudian dicampurkan secara perlahan agar tersebar merata.
- Cetakan kue putu atau bambu kecil diisi dengan adonan hingga setengah bagian, kemudian gula aren sisir diletakkan di bagian tengah. Isian ditutup kembali menggunakan adonan tepung sampai cetakan terisi tanpa ditekan terlalu padat.
- Cetakan disusun di dalam kukusan yang sudah dipanaskan, kemudian kue dikukus selama sekitar 15–20 menit. Kue putu dibiarkan hingga matang dan teksturnya menyatu sebelum dikeluarkan dari cetakan.
- Kue putu nangka yang sudah matang dikeluarkan secara perlahan dari cetakan agar bentuknya tetap rapi. Kelapa parut kukus ditambahkan di bagian atas atau samping kue sebelum disajikan selagi hangat.
Tips Membuat Kue Putu Nangka Gula Aren

ilustrasi mengukus (pixabay.com/scratsmacker) - Gunakan nangka yang sudah matang dan memiliki aroma harum agar rasa buahnya lebih terasa. Hindari nangka yang terlalu berair karena bisa membuat tekstur adonan berubah.
- Air pandan sebaiknya dituangkan sedikit demi sedikit ke dalam tepung. Cara ini membantu menjaga tekstur adonan tetap berbutir dan tidak terlalu basah.
- Gula aren sebaiknya disisir halus agar lebih cepat meleleh ketika dikukus. Pilih gula aren dengan rasa manis dan aroma karamel yang cukup kuat.
- Jangan menekan adonan terlalu padat ketika dimasukkan ke cetakan. Adonan yang terlalu rapat bisa membuat tekstur kue putu menjadi keras dan kurang berongga.
Kue putu nangka gula aren paling nikmat disantap ketika masih hangat, terutama saat bagian tengahnya masih terasa lembut. Kamu juga bisa membuatnya dalam ukuran lebih kecil agar praktis disajikan sebagai kudapan saat berkumpul. Sajikan bersama teh tawar hangat supaya rasa manis gula aren dan aroma nangkanya tetap terasa seimbang.





















