ilustrasi sikat gigi (freepik.com/karlyukav)
Masih banyak orang menganggap mouthwash saja sudah cukup untuk menjaga kebersihan mulut sehari-hari. Padahal, mouthwash sebenarnya hanya berfungsi sebagai pelengkap dalam rutinitas perawatan gigi dan mulut. Sisa makanan dan plak tetap perlu dibersihkan secara maksimal menggunakan sikat gigi dan benang gigi.
Kalau hanya bergantung pada mouthwash, sisa bakteri dan plak di sela-sela gigi tetap bisa menumpuk lalu memicu bau mulut kembali muncul. Tanpa dibarengi kebiasaan menyikat gigi dengan benar, kesehatan mulut pun jadi kurang terawat meski napas terasa segar untuk sementara waktu. Supaya manfaatnya lebih maksimal, gunakan mouthwash sebagai pelengkap setelah menyikat gigi secara rutin setiap hari.
Memilih mouthwash ternyata gak bisa dilakukan secara asal kalau ingin hasilnya benar-benar efektif untuk kesehatan mulut. Selain membantu mengatasi bau mulut, penggunaan mouthwash yang tepat juga bisa membuat aktivitas sehari-hari terasa lebih nyaman dan percaya diri. Jadi, sebelum membeli produk tertentu, pastikan kamu sudah memahami kebutuhan mulutmu agar manfaat yang didapat bisa lebih maksimal.
Referensi:
“Halitosis.” BMJ (British Medical Journal). Diakses Mei 2026. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC2907968/
“Tongue-Cleaning Methods: A Comparative Clinical Trial Employing a Toothbrush and a Tongue Scraper.” Journal of Periodontology. Diakses Mei 2026. https://aap.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1902/jop.2004.75.7.1009
“The Effect of Cetylpyridinium Chloride-Containing Mouth Rinses as Adjuncts to Toothbrushing on Plaque and Parameters of Gingival Inflammation: A Systematic Review.” International Journal of Dental Hygiene. Diakses Mei 2026. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1601-5037.2008.00344.x