Comscore Tracker

9 Fakta Menarik Upil, Ingus, dan Dahak yang Punya Fungsi Penting

Ingusmu punya anti virus dan anti bakteri sendiri

Upil itu jorok dan banyak yang setuju. Coba saja kamu mengupil di tempat umum, dijamin orang-orang akan menatapmu aneh dan membuatmu dan mereka tak nyaman. Begitu pula dengan lendir hidung atau ingus dan dahak.

Faktanya, baik upil, ingus, maupun dahak bisa menggambarkan kondisi kesehatan kita dan semuanya memiliki fungsi penting. Menarik buat disimak, berikut ini fakta-fakta menariknya.

1. Ingus adalah perangkap kuman, debu, serta alergen

9 Fakta Menarik Upil, Ingus, dan Dahak yang Punya Fungsi Pentingilustrasi bersin (sitn.hms.harvard.edu)

Ingus merupakan lendir yang diproduksi di saluran hidung, yang bertidak seperti lem kertas perangkap untuk menjebak kuman, alergen, dan debu yang dihirup sebelum itu semua menyebabkan kerusakan.

Jadi, bisa dibilang ingus merupakan salah satu pertahanan tubuh kita terhadap ancaman penyakit. 

2. Ingus mengandung protein antivirus dan anti bakteri

9 Fakta Menarik Upil, Ingus, dan Dahak yang Punya Fungsi Pentingilustrasi hidung berair (vox.com)

Menurut laporan berjudul "The Interaction between Respiratory Pathogens and Mucus" dalam jurnal Cell Host & Microbe tahun 2016, selain lengket, ingus juga mengandung protein antivirus dan antibakteri yang dapat membantu melawan kuman penyakit.

Dilansir Society for Science & the Public, lendir hidung ini adalah garis pertahanan pertama paru-paru dalam melawan kuman, yang menjelaskan mengapa paru-paru memproduksinya dalam jumlah banyak.

3. Ingus membuat hidung tetap lembap

9 Fakta Menarik Upil, Ingus, dan Dahak yang Punya Fungsi Pentingilustrasi hidung kering (freepik.com)

Ingus melapisi mulut dan hidung kita untuk menjaga tubuh kita tetap aman dari kuman dan menenangkan selaput yang teriritasi.

Dilansir Everyday Health, ingus bertujuan untuk menjaga lapisan hidung tetap lembap serta menghangatkan udara yang dihirup. Makin kering lapisannya, maka makin rentan kita mengalami infeksi.

4. Mengupil bisa berisiko bagi kesehatan, lo!

9 Fakta Menarik Upil, Ingus, dan Dahak yang Punya Fungsi Pentingilustrasi mimisan (breathefreely.com)

Mengupil, apalagi sampai terlalu dalam, bukan cuma tidak sopan (bila dilakukan di tempat yang banyak orang), tetapi juga merupakan tindakan atau kebiasaan yang berisiko.

Mengupil, khususnya bila sudah dalam tahap kronis (istilah medisnya adalah rhinotillexomania, yaitu kondisi yang membuat seseorang mengorek hidung secara kompulsif hingga melukai diri sendiri), bisa mencederai lapisan halus lubang hidung, menyebabkan inflamasi dan perdarahan, serta meningkatkan risiko infeksi pernapasan menurut laporan dalam jurnal Cureus tahun 2018.

Selain itu, studi oleh tim peneliti Belanda yang diterbitkan dalam jurnal Infection Control and Hospital Epidemiology tahun 2006 menemukan bahwa mengupil dapat menyebarkan infeksi, misalnya bakteri Staphylococcus aureus.

Baca Juga: 7 Makna Warna Ingus yang Dapat Mendeteksi Kondisi Tubuhmu

5. Bersin adalah salah satu upaya tubuhmu mengeluarkan kotoran atau objek jahat

9 Fakta Menarik Upil, Ingus, dan Dahak yang Punya Fungsi Pentingilustrasi bersin (pulmonaryfibrosisnews.com)

Bersin pada dasarnya adalah respons refleks pelindung terhadap iritasi di dalam hidung karena sejumlah pemicu, seperti alergen, asap, polusi, parfum, udara dingin, infeksi pernapasan, bahkan paparan cahaya terang secara tiba-tiba, merujuk pada laporan dalam jurnal Therapeutic Advances in Respiratory Disease tahun 2009.

Akan tetapi, di sisi lain bersin pun dapat menyebarkan kuman. Kecepatan bersin dikatakan sekitar 48 hingga 96 km/jam (30-60 mil/jam), dan bisa terbang hingga 9 meter di udara.

6. Ingus yang kamu produksi dalam sehari bisa mencapai satu liter

9 Fakta Menarik Upil, Ingus, dan Dahak yang Punya Fungsi Pentingilustrasi botol (unsplash.com/Marvin Meyer)

Lendir atau mukus, atau awam menyebutnya ingus, walaupun bisa menyebalkan bila produksinya berlebihan misalnya saat sakit pilek atau flu, tetapi tubuh kita membutuhkannya untuk tetap sehat. Secara teknis, mukus adalah bahan lengket seperti agar-agar yang melapisi paru-paru, tenggorokan, mulut, dan hidung. Ini merupakan sekresi dari hidung dan sinus yang lebih tipis dari dahak.

Dilansir Everyday Health, hidung dan sinus menghasilkan satu liter lendir setiap harinya. Banyak, ya? Jumlahnya akan lebih banyak saat kamu sedang sakit seperti pilek, dan butuh waktu bagi tubuh untuk menyingkirkan kelebihannya itu.

7. Tanpa disadari kamu menelan ingus sepanjang waktu

9 Fakta Menarik Upil, Ingus, dan Dahak yang Punya Fungsi Pentingilustrasi batuk (verywellhealth.com)

Faktanya, kita menelan ingus sepanjang waktu. Rambut mikroskopis yang melapisi hidung (silia) terus-menerus menyapu lendir ke bagian belakang tenggorokan dan kemudian kita menelannya. 

Selain itu, kita pun bisa mengeluarkan lendir dari paru-paru dan menelannya sepanjang waktu. Kondisi ini istilah medisnya adalah pulmonary hygiene atau sebelumnya dikenal sebagai pulmonary toilet, tujuannya agar lendir tidak menumpuk di saluran udara dan menjadi obstruktif.

Lendir yang dikeluarkan oleh paru-paru dan sistem pernapasan (tenggorokan) disebut sebagai dahak. Teksturnya lebih tebal daripada mukus.

8. Ingus berubah warna, perlukah dikhawatirkan?

9 Fakta Menarik Upil, Ingus, dan Dahak yang Punya Fungsi Pentingilustrasi lendir atau ingus (health.com)

Mungkin kamu pernah dengar mitos yang mengatakan kalau upil atau ingus berwarna hijau, itu adalah karena infeksi bakteri. Itu tidak sepenuhnya benar. 

Ketika kuman pertama kali menginfeksi hidung dan sinus, tubuh memproduksi lendir bening untuk membersihkannya. Setelah 2 atau 3 hari, sel imun akan melawan balik dengan substansi yang dapat mengubah warna lendir menjadi putih atau kuning. Lendir mungkin juga dapat berubah warna menjadi kehijauan ketika menebal, yang mana ini adalah sesuatu yang normal.

Meski demikian, dilansir Healthline, warna mukus umumnya bening dan teksturnya encer. Bila kamu mengalami infeksi bakteri, warnanya bisa berubah menjadi hijau atau kuning. Akan tetapi, perubahan warna ini tidak selalu menandakan infeksi bakteri. Perubahan warna ini bisa juga menandakan infeksi bakteri telah berkembang setelah infeksi virus. Jadi, evaluasi dokter dibutuhkan untuk mengonfirmasinya.

9. Upil adalah ingus yang mengering

9 Fakta Menarik Upil, Ingus, dan Dahak yang Punya Fungsi Pentingilustrasi mengupil (healthline.com)

Dilansir Vox, sebagian besar lendir di hidung tersapu oleh silia ke bagian belakang tenggorokan. Namun, kadang—terutama di lingkungan yang kering—sejumlah lendir di dekat lubang hidung (vestibulum) akan mengering terlebih dulu, menjadi terlalu tebal untuk disapu oleh silia. Makin lama bertahan, maka akan makin kering, lalu menjadi akresi berkerak yang kita sering menyebutnya sebagai upil. 

Itulah fakta menarik seputar upil, ingus, dan dahak beserta fungsinya bagi tubuh kita. Jika jumlah lendir atau dahak berlebihan sampai membuatmu sulit untuk bernapas, atau khawatir dengan perubahan warna pada lendir, sebaiknya konsultasikan keluhanmu ini ke dokter.

Baca Juga: Alasan Kamu Harus Buang Ingus dan 8 Fakta Unik tentangnya, Awas Jijik!

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya