Kol sering dianggap sayuran sederhana yang mudah diolah dan ramah di lidah. Saat masih segar atau dimasak dengan cara tepat, kol dikenal kaya serat, vitamin C, dan antioksidan yang baik untuk tubuh. Sayangnya, cara memasak bisa mengubah citra sehat itu secara drastis. Ketika kol digoreng, nilai gizinya perlahan bergeser dan dampaknya pada kesehatan jantung mulai patut dipertanyakan.
Banyak orang memilih kol goreng karena rasanya gurih dan teksturnya renyah. Padahal, proses menggoreng membuat kol kehilangan sebagian manfaat alaminya dan justru berpotensi memicu masalah kesehatan. Dari peningkatan kalori hingga risiko kolesterol, perubahan ini sering luput dari perhatian. Berikut lima alasan kenapa kamu sebaiknya mulai mengurangi, bahkan berhenti makan kol goreng dari sekarang.
