ilustrasi minuman jahe hangat (freepik.com/jcomp)
Berbagai gejala mabuk perjalanan biasanya akan membaik segera setelah kamu keluar dari kendaraan dan menghirup udara segar. Namun, untuk kasus mabuk perjalanan yang parah, dengan gejala muntah, udara segar jelas gak cukup. Dilansir Mayo Clinic, ada beberapa cara untuk meredakan mabuk perjalanan.
Pertama, jika kamu sedang dalam kendaraan dan gak bisa berhenti, seperti mobil, melihat cakrawala di kejauhan akan membantu. Mungkin kedengarannya aneh, tetapi pemandangan cakrawala di kejauhan dapat membantu memberitahu mata bahwa kamu sedang bergerak. Dengan begitu, mata akan mengirimkan pesan yang sinkron ke otak. Cara lainnya yang bisa membantu dengan mengunyah permen karet.
Namun, jika kamu bisa berhenti sebentar, kamu mungkin bisa membeli minuman hangat yang mengandung jahe untuk meredakan mual. Terakhir, kamu juga bisa mengonsumsi obat antihistamin 30–60 menit sebelum memulai perjalanan. Sayangnya, obat seperti ini dapat menyebabkan rasa kantuk sehingga gak aman diminum untuk mereka yang membawa kendaraan.
Mengalami mabuk perjalanan memang gak enak, apalagi kalau kondisi tersebut terjadi saat mudik atau arus balik. Buat yang sering mengalami kondisi yang sama, kamu bisa banget mencoba beberapa cara di atas. Namun, jika gejala yang muncul sudah terasa parah, jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter atau klinik terdekat, ya!
Referensi
“Motion Sickness”. CDC Yellow Book. Diakses pada Maret 2026.
“Motion sickness: First aid”. Mayo Clinic. Diakses pada Maret 2026.
“Motion Sickness”. Cleveland Clinic. Diakses pada Maret 2026.
“What's to know about motion sickness?”. Medical News Today. Diakses pada Maret 2026.