Sudah rutin lari namun pace (waktu yang dibutuhkan untuk menempuh satu satuan jarak saat berlari—makin kecil angkanya, makin cepat lari) di situ-situ saja. Kamu pun bertanya-tanya, apakah kalau badan lebih tinggi, apakah pace akan lebih cepat?
Logika di baliknya terdengar masuk akal. Orang yang lebih tinggi biasanya kakinya lebih panjang dan langkah lebih jauh dibanding pelari bertubuh pendek. Namun, ternyata fakta di lapangan tidak sesederhana itu.
Ada pelari tinggi yang cepat, tetapi ada juga pelari pendek yang bisa melesat dengan pace luar biasa. Bahkan di level elite, tinggi badan atlet bervariasi.
Artinya, tinggi badan memang punya pengaruh tertentu terhadap cara tubuh berlari, tetapi bukan faktor penentu apakah seseorang bisa menjadi pelari cepat atau tidak.
