ilustrasi sayuran (pexels.com/Sunan Wongsa-nga)
Selama beberapa hari, konsumsi sayur dan buah sering berkurang karena fokus pada hidangan utama. Padahal, serat membantu mempercepat pergerakan makanan di saluran pencernaan. Ketika asupan serat rendah, makanan bertahan lebih lama di dalam tubuh sehingga rasa penuh sulit hilang.
Kurangnya cairan juga memperlambat proses tersebut sehingga pencernaan terasa lebih berat. Dalam kondisi ini, tubuh menjadi lebih sensitif terhadap makanan tinggi lemak. Akibatnya, melihat opor atau makanan serupa bisa langsung memicu rasa mual karena sistem pencernaan belum sepenuhnya pulih.
Makanan Lebaran memang sulit dihindari, tetapi reaksi tubuh, seperti mual, sebenarnya hal yang wajar. Memberi jeda, menambah asupan serat, dan mengurangi makanan berat secara bertahap bisa membantu tubuh kembali nyaman. Jadi, saat rasa mual muncul setelah beberapa hari menikmati opor, bisa jadi itu tanda kalau tubuh sedang meminta waktu untuk bernapas sejenak.
Referensi
"12 Reasons Why You Might Feel Nauseated After Eating". Cleveland Clinic. Diakses Maret 2026.
"Gerd Often Relapses After Eid, This Is The Reason". PBPEGI. Diakses Maret 2026.
"Post-Eid Recovery: How to Restore Metabolic Balance After Festive Eating". UGM. Diakses Maret 2026.
"Stay Healthy After Eid: Beware of Fat, Sugar, and Disease Risks". Undip. Diakses Maret 2026.
"What Causes Nausea After Eating?". Healthline. Diakses Maret 2026.