Ibadah haji merupakan aktivitas fisik yang cukup berat, terutama karena dilakukan di tengah cuaca panas ekstrem di Arab Saudi. Jemaah harus berjalan jauh, berdesakan, dan beraktivitas hampir sepanjang hari, sehingga tubuh berisiko mengalami dehidrasi jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup.
Sayangnya, banyak jemaah yang baru menyadari pentingnya minum air setelah muncul keluhan seperti lemas, pusing, atau bahkan tanda dehidrasi. Padahal, kebutuhan cairan saat haji bisa berbeda dibandingkan aktivitas sehari-hari, mengingat suhu yang tinggi dan intensitas kegiatan yang meningkat.
Lantas, sebenarnya berapa banyak air yang perlu diminum saat menjalankan ibadah haji agar tubuh tetap terhidrasi dan ibadah bisa berjalan lancar?
